Siantar, hetanews.com Seorang tukang parkir, Khairul (16) berhasil dibekuk di Gedung I, Pasar Horas, Kecamatan Siantar Barat, usai memalak pelajar SMA, Rabu (17/6/2015).

Menurut Kapolsek Siantar Barat AKP David Sinaga, pelaku melakukan aksi pemalakan dengan mengancam korbannya dan menuding telah memukul adiknya. Aksi pelaku juga disertai pengancaman.

Pelaku warga Perumnas Gang Semangka, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini juga diketahui sudah tiga kali melakukan aksinya. Bahkan dua hari yang lalu pelaku juga diamankan pihak Polsek Siantar Barat karena ketahuan mencopet dompet seorang guru SMA di Kota Siantar.

Aksi pemalakan ini bermula ketika korban hendak mau pulang dan menunggu bus penumpang di Pasar Horas. Pelaku mendatanginya, kemudian langsung meminta uang dan handphone (HP) milik korban.

Ternyata aksi pemalakan itu diketahui pihak keamanan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Horas Jaya, saat sedang melakukan patroli keliling disetiap gedung Pasar Horas.

Menurut salah seorang petugas keamanan PD Psara, Jepri, pihaknya sempat melihat pelaku dengan korban bernegosiasi. Namun tiba-tiba mereka mendengar korban minta tolong.

“Kami pun langsung mengejar pelaku yang sempat kabur ke Jalan Bandung. Kalau korbannya kami tidak tau lagi dimana keberadaannya. Pasalnya kami hanya fokus mengejar pelaku saja,” ujarnya.

Diketahui pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang parki di Jalan Vihara, Kecamatan Siantar Selatan. “Saya saat itu lagi bekerja menjaga parkir, tiba- tiba datang teman bernama Parda ngajak memalak. Saya sempat menolaknya. Namun tiba-tiba dibawanya jaket sama topi saya, yah ikut lah bang,” sebut .

Pelaku langsung digelandang ke Pos Polisi Pasar Horas di Jalan Merdeka, dan selanjutnya dibawa ke Polsek Siantar Barat guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.