SIANTAR, HETANEWS.com - Pasca menunda persidangan hingga 2 kali dengan alasan berkas tuntutan belum selesai, Jaksa Siti Martiti Manullang dari Kejaksaan Negeri Siantar menuntut hukuman ringan terdakwa pemilik sabu dan ganja.

Sidang agenda penuntutan digelar secara virtual bertempat di PN Siantar, Selasa (11/1/2022).

Terdakwa bernama Zulfikar (33) warga jalan Melanthon Siregar, Kota Siantar, hanya dituntut 2,6 tahun penjara atas perbuatannya yang dipersalahkan melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Sebagaimana diketahui, terdakwa Zulfikar sebelumnya didakwa dengan pasal 114, pasal 112, pasal 111 UU RI No.35/2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. 

Namun menurut jaksa, Zulfikar terbukti sebagai pengguna atau pasal 127 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Kendati tuntutan tersebut tergolong ringan, terdakwa Zulfikar yang didampingi pengacara Erwin Purba dari Posbakum PN Siantar juga meminta keringanan hukuman kepada Hakim.

Adapun dalam surat dakwaan jaksa disebutkan terdakwa ditangkap bukan sedang mengkonsumsi narkotika. Zulfikar saat itu ditangkap di jalan SM Raja tepatnya di dekat Alfamart depan USI pada Rabu, 4 Agustus 2021. 

Saat itu, Zulfikar ditelepon temannya Aan (DPO) untuk mengkonsumsi narkotika di rumah kost kosan Aan.

Sisa sabu dan ganja dimasukkan ke dalam kotak rokok Gudang Garam. Lalu keduanya pergi ke depan USI tepatnya duduk di dekat meja depan Alfamart.

Kemudian terdakwa disuruh beli paket internet dan Aan meletakkan kotak rokok gudang garam berisi sabu dan ganja dia atas meja tempat mereka duduk.

Saat terdakwa kembali ke meja, Aan menerima telpon sambil berjalan menuju pasar. Lalu polisi datang menangkap terdakwa dengan barang bukti yang ada di dekatnya, sedangkan Aan berhasil kabur. 

Untuk mempertimbangkan tuntutan dan juga permohonan terdakwa, ketua majelis hakim Rahmat Hasibuan SH menunda persidangan hingga Selasa (18/1/2022) mendatang.  "Untuk putusan, sidang ditunda Selasa mendatang," tutup hakim sambil mengetuk palu. 

Baca juga: Jaksa Siti Menunda 2 Kali Sidang Alasan Surat Tuntutan Belum Selesai