SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Dua warga Nagori Marihat Bandar, Aryandi Silitonga alias Rian (35) dan Hari Hamdrat Damanik alias Andra (24) masing-masing divonis 5 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara.

Vonis kedua terdakwa dibacakan ketua majelis hakim Anggreana ER Sormin dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin ( 10/1/2022).

Putusan hakim tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Keduanya dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki/menguasai narkotika golongan I bukan tanaman. 

Hal yang memberatkan kedua terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, karena keduanya belum pernah dipidana.

Para terdakwa ditangkap polisi pada Senin 19 Juli 2021 pukul 23.30 Wib di Huta VIII Jalan Umum PTPN IV Kebun Dolok Sinumbah. Dari terdakwa ditemukan 1 paket sabu di dalam plastik klip berat 0,18 gram.

 Menurut kedua terdakwa, sabu tersebut baru saja mereka beli dari Angga alias Aseng (DPO) secara patungan.

Dari terdakwa Rian Rp 80 ribu dan dari Andra Rp 20 ribu. Ketika keduanya hendak menggunakan sabu tersebut, polisi menangkap dan bersama barang bukti keduanya diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses secara hukum yang berlaku.

Didampingi pengacara prodeo dari LBH PK Josia Manik SH, terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut. Persidangan dinyatakan selesai dan ditutup.