MEDAN, HETANEWS.com - Video anggota TNI cekcok dengan warga di area pesawahana Dusun 3, Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, viral di media sosial. Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga pun angkat bicara.

Dia menjelaskan, saat itu puskopkar A daerah militer I Bukit Barisan sedang melakukan pemasangan plang di tanah hak guna usaha (hgu) milik puskopkar A BB seluas 62 haktere dengan status tanah HGU tahun 1994.

Saat penataan asset milik puskopkar A BB terjadi kesalahpahaman dengan para penggarap sawah. Dia mengaku menyayangkan peristiwa ini masih terjadi. Dijelskan jika lahan yang dimiliki oleh puskopkar tersebut memiliki data.

Kepemilikan lahan HGU berdasarkan sertifikat tanggal 30 Agustus 1994. Ada juga bukti pembayaran PBB yang dilakukan pihak puskopkar setiap tahun.

Kepemilikan itu juga diperkuat dengan putusan Mahkamah Agung RI Register//nomor: 209/k/tun/ 2000. Namun di lahan tersebut selama ini terdapat penggarap yang memanfaatkannya.

"Ketika masyarakat menghalangi yang akan bekerja. Saran dan imbauan dari unsur terkait tidak dihiraukan oleh masyarakat sehingga terjadi keramaian pemberitaan di media," ucapnya.

Saat ini, proses penyelidikan sedang dilakukan oleh Kodam 1 Bukit Barisan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta alat bukti lainnya.

"Mana kala ada kejadian di luar kepatutan, kami membuka diri untuk menerima aduan dari masyarakat," katanya.

"Saat ini, penyelidikan dan penyidikan sedang dilakukan oleh Kodam 1 Bukit Barisan dengan mengumpulkan saksi-saksi dan alat bukti lainnya," ucapnya.

Sumber: inews.id