HETANEWS.com - Pemerintah merencanakan penyaluran vaksin booster dan mulai dilaksanakan pada 12 Januari 2022 mendatang. 

Pemerintah pusat menyediakan 140 juta dosis vaksin booster kepada seluruh penduduk nusantara. 

Vaksin booster adalah penyuntikan vaksin dosis ketiga bagi warga penerima vaksin dosis pertama dan kedua. 

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin booster bersifat pilihan. 

“(Vaksin booster sifatnya) Pilihan,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (5/1/2021).

Artinya, bagi warga yang ingin vaksin booster dapat mengikuti penyuntikan vaksin dosis ketiga tersebut. 

Vaksin yang digunakan juga berbeda dengan vaksin yang telah disuntikan sebelumnya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, ada lima jenis vaksin Covid-19 dalam proses registrasi untuk booster. 

Kelima vaksin tersebut adalah Pfizer, AstraZeneca, Coronavac/Vaksin PT Bio Farma, Zifivax, dan Sinopharm. 

Sementara vaksin dosis pertama dan kedua yaitu Vaksin Sinovac, Pfizer, dan Astrazeneca

Booster jadi salah satu rekomendasi ahli untuk perlindungan terhadap virus covid 19. Apalagi, di tengah munculnya varian-varian baru seperti B.1.1.529 atau varian Omicron.

Dilain sisi, kondisi pandemi di Kota Siantar masih terus jadi pusat perhatian. Beruntung sejauh ini tidak ditemukan varian Omicron. 

Pemko Siantar tengah menggenjot vaksinasi bagi masyarakat umum hingga anak 6-11 tahun atau pelajar sekolah dasar. 

Data dihimpun dari Satgas Covid 19 melalui Diskominfo Pematangsiantar pada 4 Januari 2022, sebanyak 6758 anak usia 6-11 tahun telah menerima vaksinasi dosis pertama. 

Jumlah tersebut sama dengan 25,65 persen, atau belum mencapai setengah dari target yakni 27.000 orang anak.