SIANTAR, hetanews.com - Terkait evaluasi kinerja Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kota selama tahun lalu, Komisi II DPRD Siantar menilai jika Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PD PAUS) dan Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) memiliki kinerja yang buruk. 

Hal itu dikatakan oleh Sekertatis Komisi II DPRD Siantar Netty Sianturi, dia menyebutkan jika Direksi terkhusus PD PAUS tidak memiliki sinergritas dalam menjalankan berbagai kebijakan. 

"Kalau kami undang aja untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat) , engga pernah direksi hadir semua, jadi engga bisa kita tau semuanya seperti apa kinerja mereka, " Ucapnya. 

Selain itu kata Netty, kelebihan pegawai menjadi salah satu faktor yang tak bisa diselesaikan oleh semua PD di Kota Siantar. 

"Kemarin kita minta agar semua PD termasuk PDAM (Perusahan Daerah Air Minum) Tirtauli agar mengurangi pegawai mereka, karena yang terjadi sekarang seluruh PD over kapasitas pegawainya, " Ucapnya. 

Terkait solusi yang akan diambil DPRD terkait kedua PD tersebut yakni PD PAUS dan PD PHJ, apa ada rencana melakukan Marger, Netty menyebutkan hal itu belum bisa mereka usulkan sebab sampai saat ini DPRD Siantar belum menerima hasil audit dari kedua PD tersebut. 

"Untuk solusi atau melakukan Marger kami belum bisa kasih, karena hasil audit mereka belum diberikan sama kita, jadi kita engga tau sudah sejauh mana kinerja mereka, dan anggaran yang mereka pakai," Ucapnya. 

Netty juga mengakui bahwa selama pandemi ini, kualitas pendidikan di Kota Siantar menurun, untuk itu dia meminta agar Disdik Siantar segera menyelesaikan segala prosedur untuk tatap muka, sehingga anak-anak sekolah bisa sepenuhnya kepala bersekolah. 

"Memang sejauh ini mereka berfokus untuk menyiapkan semua prosedur agar bisa tatap muka, harus kita akui memang selama pandemi kualitas pendidikan kita menurun mereka, " Ucapnya. 

Netty juga melihat jalannya proses pemerintahan di Kota Siantar saat ini belum berjalan secara maksimal, selain karena permasalahan pandemi, juga saat ini Siantar masih dalam proses peralihan kepemimpinan. 

"Kita akuilah kinerja SKPD masih belum optimal, kita juga sekarangkan masih proses peralihan, engga tau juga kapan akan dilantik kan hasil pemenang Pilkada," Katanya. 

Begitupun Netty meminta agar SKPD mengoptimalkan kinerja mereka terkhusus pelayanan kepada masyarakat.