Sumatera Selatan, hetanews.com - Seorang satpam tega menghabisi nyawa atasannya sendiri di daerah Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pelaku mengaku kalau ia tega perbuatan keji karena tak terima hanya dijadikan petugas cadangan.

Akhirnya pelaku dan korban cekcok. Namun pelaku yang sudah gelap mata langsung menikam korban. Korban yang mengalami luka parah, dinyatakan tewas seketika. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (31/12/2021).

Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy, melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut.

Korban diketahui berinisial Taufik (40). Untuk lokasi persis kejadian berada di areal PT SAS yang terletak di wilayah Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri.

"Penyebabnya, terduga pelaku akan dijadikan sebagai sekuriti cadangan oleh korban selaku kordinator sekuriti di perusahaan perkebunan sawit yang terletak diwilayah Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas tersebut," ujarnya.

Pelaku menikam korban berulang kali hingga tewas. Korban mengalami luka di tusuk tangan kanan lengan bawah, lengan atas dekat siku, lecet di siku, perut sebelah kiri dan leher.

Lalu tak hanya di situ, korban mengalami luka lain di atas dan bawah, luka pipi sebelah kanan, luka di bawah mata kanan, kelopak mata atas sebelah kanan, hidung, punggung sebelah kiri serta bahu sebelah.

Polisi pun langsung menangkap korban yang berada di rumanya.

"Setelah mendapat laporan, lalu dilakukan penyelidikan. Kemudian diketahui bahwa terduga pelaku berada di rumah keluarganya disalah satu komplek perumahan di Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau," jelasnya.

Pelaku pun kini sedang diselidiki lebih dalam.

Polisi juga berhasil mengamankan sebilah sajam jenis pisau, satu lembar baju milik korban, satu lembar celana milik korban, satu unit HP warna hitam milik korban dan satu buah topi warna hitam.

  • Emak-emak Ditikam Gadis ABG di Dekat Kuburan, Ini Kronologinya

Seorang remaja berinisial DKS (17) warga Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim dikabarkan telah menikam seorang emak-emak AM (33).

Melansir Tribunnews, beruntung aksinya digagalkan korban.

Kini pelaku akhirnya berhasil dibekuk ketika akan pulang ke rumahnya, Minggu (19/12/2021).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 16.30  di jalan umum dekat TPU di Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Awalnya, pelaku mengajak korban bertemu melalui Mesenger dengan alasan ingin menunjukan rekaman suara seseorang yang membicarakan kejelekan korban dan sepakat untuk bertemu di TKP.

Ketika sampai di TKP tanpa rasa curiga korban langsung turun dari mobilnya dan menghampiri pelaku yang sudah menunggu.

Setelah dekat, tiba-tiba pelaku tanpa basa-basi langsung mengeluarkan pisau dan menusukkannya ke bagian perut.

Korban yang mendapat serangan mendadak, spontan membela diri dengan menahan pisau tersebut dengan tangannya agar tidak menusuk perutnya  sehingga korban mengalami luka robek di bagian telapak tangan kanan.

Dan beruntung saat  kejadian tersebut, ada beberapa orang warga yang melintas dan langsung melerainya dan membawa korban berobat ke Puskesmas, sedangkan Pelaku melarikan diri.

Atas kejadian tersebut, suami korban tidak terima dan melapor ke Polsek Rambang Dangku untuk ditindak lanjuti.

Setelah menerima laporan Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Sarkati  bersama Team Tarantula langsung melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui keberadaan pelaku bersembunyi di Prabumulih dan hendak pulang ke rumahnya.

Kemudian dilakukan pengintaian, dan berhasil mencegat pelaku ketika melintas di Desa Tebat Agung yang hendak menuju ke rumahnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku kemudian dibawa ke Polsek Rambang Dangku untuk dimintai keterangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Adapun motifnya cinta segitiga.

Saat ini, Tersangka bersama barang buktinya satu bilah senjata tajam jenis pisau telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.Atas perbuatannya Tersangka akan dikenakan pasal 340 jo 53 KUHP atau Pasal 338 jo 53 KUHP atau Pasal 351 KUHP.

sumber: tribunnews.com