SIANTAR, HETANEWS.com -  Baru baru ini sebuah tayangan video pengendara bermotor ditilang di pos polisi Pasar Horas, jadi perhatian. 

Selain indikasi penilangan tersebut di luar dari operasi Lilin Toba 2021, dipertanyakan pula kapasitas oknum polantas dalam menerapkan E-Tilang bagi pelanggar lalu lintas.

Sebab, dalam video terlihat Si pelanggar lalu lintas tak puas lalu meminta Oknum Polantas menunjukkan aplikasi E Tilang dari handphone-nya. 

Karena tak mampu menunjukkan aplikasi E Tilang, oknum Polantas keluar dan menghindar hingga perdebatan pun terjadi.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polres Siantar terkait video tersebut. Namun di media sosial facebook tayangan video yang diunggah itu jadi pembahasan. 

Penjelasan E-Tilang

Tilang Elektronik atau pelanggaran digitalisasi yang namakan dengan E-tilang adalah denda yang dikenakan oleh penegak hukum yaitu polisi kepada pengguna/pemakai jalan yang melanggar peraturan.

Jika sebelumnya pelanggar aturan lalu lintas harus menghadiri persidangan karena ditilang, dengan adanya E-Tilang pelanggar dapat langsung membayar denda tilang melalui Bank.

E-Tilang merupakan sistem yang dimiliki oleh setiap petugas kepolisian untuk mencegah praktik pungli dalam mempermudah pembayaran tilang.

Setiap petugas kepolisian di lapangan memiliki aplikasi E-Tilang di handphone-nya masing-masing. Setiap pelanggaran yang terjadi akan dicatat melalui aplikasi tersebut. 

Melalui aplikasi itu, nantinya pelanggar akan menerima kode untuk membayar denda tilang beserta besarannya. E Tilang ini sudah diberlakukan di seluruh Indonesia termasuk di Kota Siantar.

Dilansir dari cektilang.com pembayaran tilang dapat dilakukan melalui ATM. Berikut penjelasannya:

1. Silahkan masukkan kartu ATM Debit dan PIN Anda

2. Pilih atau klik menu Transaksi Lainnya -> Transfer -> Ke Rek Bank Lain

3. Pilih terlebih dahulu kode bank yang ingin di transfer, untuk hal ini E-Tilang menggunakan Bank BRI maka Masukkan kode bank BRI yaitu nomor 002 kemudian diikuti dengan 15 digit angka Nomor Pembayaran E-Tilang. contoh: 002123456789012345

4. lihat tanda terima yang anda dapat dari e-tilang lalu Masukkan angka nominal jumlah pembayaran sesuai dengan denda yang harus dibayarkan.

Transaksi E-Tilang akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda E-Tilang titipan

5. kemudian Ikuti instruksi selanjutnya yang ada di menu ATM untuk menyelesaikan transaksi

6. Simpan struk transaksi E-Tilang sebagai bukti pembayaran

Bagaimana cara cek E-Tilang 

Dengan mengunjungi website polres Pematangsiantar https://cektilang.com/sumatera-utara/pematangsiantar/ lalu cari menu tilang atau situs pihak ketiga seperti cektilang.com

 ketik No E-Tilang / No Blanko / No BRIVA anda lalu klik Cek untuk mengetahui berapa besar denda dan biaya yang harus dibayarkan

Pelanggar tidak perlu lagi mengikuti sidang tilang di pengadilan negeri cukup membuka Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) kemudian anda ketikkan nomor kendaraan dan Nomor E-Tilang anda.

Untuk pembayaran denda tilang dan pengambilan barang bukti, anda cukup datang ke kantor kejaksaan Negeri Siantar. 

Apabila nomor tilang anda sudah diputus atau belum oleh pengadilan negeri serta tidak ada dalam daftar sesuai dengan tanggal putusan yang ditentukan oleh pengadilan, maka anda bisa langsung menghubungi pihak terkait.

Jika anda terkena pasal tersebut, datanglah ke kejaksaan negeri Pematangsiantar - Sumatera Utara, lalu lihatlah di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), lalu ikuti prosedur selanjutnya