BATUBARA, HETANEWS.com - Foto beras bantuan sosial (bansos) bercampur batu viral di media sosial. Diketahui, foto itu ternyata hoaks.

Sebelumnya, foto itu diunggah akun Facebook milik R Afandi warga Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batubara. Dalam foto itu, diperlihatkan gambar sebuah piring yang berisikan butiran beras bantuan sosial atau bansos dalam wujud tidak utuh.

Beras itu bercampur dengan batu batu kecil sehingga terkesan tidak layak untuk dikonsumsi. Unggahan foto tersebut menuai berbagai macam komentar miring dari para netizen.

Namun kondisi tersebut bertolak belakang dengan fakta sebenarnya. Padahal bantuan pangan nontunai tersebut diterima dari e-warung yang sama dengan merk serupa di Desa Simpang Dolok, Batubara.

Salah satu warga Putri, yang menjadi keluarga penerima manfaat mengatakan bahwa beras tersebut dalam kondisi layak dikonsumsi. Dia tidak mendan tidak ada batu seperti yang diunggah akun Facebook.

"Terakhir terima bulan lalu, ini bersih alhamdulillah. Ini sudah dimasak juga," kata Putri.

Hal senada juga disampaikan warga Nurlela. Dia tidak menerima beras yang konon kualitasnya buruk.

"Bagus, enggak ada masalah berasnya," katanya.

Sementara itu, pemasok beras di e-Warung Batubara, Putra mengatakan apa yang diunggah di Facebook tersebut sengaja direkayasa. Dia pun meminta pertanggung jawaban pemilik akun untuk memberikan klarifikasi.

"Kalau penilaian kami itu tidak sesuai dengan apa yang kami cek di lapangan. Bahwa semua yang kami terima bagus. Itu sepertinya sengaja direkayasa," ucap Putra.

Sumber: inews.id