Siantar.hetanews.com– Anton Limbong (32), warga Jalan Dalil Tani dan Rianto Nainggolan (28), Jalan Asahan Km 4 yang bermaksud mencopet istri seorang istri polisi. Aksinya belum berhasil, keduanya sudah  bonyok dipukuli oleh sejumlah warga.

Selasa (16/6/2015), Kedua pemuda berwajah sangar ini terlebih dahulu mengikuti korbannya br Sinaga, yang sedang berjalan di Jalan Sutoyo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat. Namun belum sempat mencopet korbannya, yang kemudian diketahui istri seorang polisi yang bertugas di Polres Simalungun,  aksi kedua pemuda ini dipergoki oleh seorang supir bus GOK.

Ketika ditanyai oleh supir itu,  kedua pria penuh tato ini malah marah sehingga supir GOK memukulinya. Tak lama kemudian sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu, langsung ikut meramai-ramaikan kedua pelaku.

Akibatnya, kedua pelaku bonyok, dan mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Untungnya beberapa  petugas  dari Polsek Siantar Barat yang mengetahui kejadian itu langsung mengamankan keduanya ke Mapolsek Siantar Barat.

Ditemui di Mapolsek Siantar Barat,  Anton Limbong mengaku sedang mengikuti korban, tetapi tak berniat mencopet.  “Ada orang lewat kami ikuti, terus kami langsung dipukuli,”katanya.

Namun, tambahnya, orang-orang di sekitar pasar itu mengira keduanya hendak mencopet dan langsung memukuli. “Dipukuli orang-orang pajak, salah paham.  Dipikir mencuri , rupanya nggak,” dalihnya.

Sementara Rianto Nainggolan, pria beranak  1 mengaku saat itu sedang jalan-jalan ke Pasar Horas, karena saat ini sedang tak ada kerjaan. “Nggak ada kerjaan, jadi main-main ke sana,” katanya.