Medan, hetanews.com - Polisi mengungkap kasus perampokan mobil yang mengakibatkan selebgram di Medan, inisial IK (26) terkapar bersimbah darah di Jalan KL Yos Sudarso, Medan, pada Selasa (21/12/2021) dinihari.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menembak kedua kaki pelaku inisial MNF (26) karena melakukan perlawanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Muhammad Firdaus menjelaskan, awalnya petugas mendapat laporan adanya kasus perampokan itu. Tim gabungan kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap dikawasan Medan Belawan.

"Saat ditangkap pelaku berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya. Dari pelaku disita barang bukti mobil dan pisau yang dibeli dari toko," katanya, Rabu (22/12/2021).

Dari pemeriksaan, kata Firdaus, motif perampokan karena pelaku sakit hati dihina dan dimaki-maki korban. "Motifnya sakit hati karena dihina dan dimaki korban. Hasil pemeriksaan keduanya teman dekat," katanya.

Pelaku dikenakan Pasal 365 ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Pelaku MNF mengaku sehari-harinya bekerja sebagai karyawan BUMN dan tinggal di salah satu kos di Medan. "Saya kenal dari Instagram tiga tahun lalu. Sudah beberapa kali bertemu," katanya.

MNF berdalih tidak ada niat untuk merampok korban. Dirinya melarikan mobil korban karena panik dan takut usai bertengkar dan menikam korban.

"Kesal saya pak, karena di jalan asyik minta-minta duit. Pertama kali jumpa minta Rp 1,5 juta, kedua Rp 1 juta," ungkapnya.

Dirinya mengaku, pisau yang digunakannya baru dibeli saat malam kejadian. Pisau itu rencananya untuk keperluan di kosnya.

"Saya beli untuk keperluan kos, saya beli tuperware juga sama sendok. Tidak ada niat saya untuk mengambil, karena saya ketakutan, saya bingung mau melarikan diri, saya bawa aja mobilnya, saya tinggal di Labuhan," tukasnya.

Baca juga: Diajak Keliling Kota Medan, Wanita Ditikam 10 Kali oleh Teman Pria di Depan Kampus Dharmawangsa

sumber: suara.com