SIANTAR, HETANEWS.com - Berkas perkara kasus penikaman di bilik ATM di Jalan Kartini dinyatakan sudah lengkap. Penyidik polisi akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Siantar. 

“Selanjutnya hanya tinggal menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti (P-22) dari Polres Siantar,” kata  Kasi Intel Kejari Siantar, Rendra Yoki Pardede didampingi Kasi Pidum, Edi Tarigan, Rabu (22/12/2021).

Edi Tarigan menambahkan kasus tersebut ditangani Ester Hutauruk yang dihunjuk sebagai jaksa penuntut umum.

Tersangka berinisial REM (27) disangka penyidik melakukan penikaman terhadap istrinya, Aiga Fisyahdani alias Ega di ATM BRI Jalan Kartini Siantar pada 23 November 2021.

"Pelaku dijerat dalam pasal 338 atau pasal 351 (3) KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.

Peristiwa itu bermula saat korban masuk bilik ATM. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku masuk dan langsung melukai korban.

Pelaku sempat ditarik oleh juru parkir (jukir) yang ada di lokasi. Namun ia berhasil masuk dan melukai korban dengan pisau yang sudah dibawa pelaku. 

Usai melakukan penikaman di bagian tangan korban, pelaku melarikan diri dan korban dibawa ke RS Djasamen Saragih.

Pelaku REM berhasil dibekuk dari persembunyiannya 2 hari setelah peristiwa tersebut.

 Tersangka diamankan dari Jalan Pasar I Dusun Abadi, Desa Tanjung Herang, Kecamatan Panei Hulu, Kabupaten Labuhanbatu pada Kamis 25 November 2021.