HETANEWS.com - Banjir dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Sabtu (19/12). Akibatnya satu orang warga dilaporkan tewas.

“Selain menyebabkan 1 orang meninggal dunia, longsor mengakibatkan 2 orang lainnya mengalami luka berat,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (19/12).

Abdul tidak merinci identitas korban. Namun, ia menjelaskan musibah longsor berdampak terhadap akses jalan di Kecamatan Gunungsitoli, Kecamatan Gunungsitoli Barat dan Kecamatan Gunungsitoli Alooa.

Longsor terjadi di Nias, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Abdul menuturkan, banjir juga menerjang 7 desa di 3 kecamatan di Nias. Rinciannya, Desa Boyo, Desa Mudik dan Desa Pasa di Kecamatan Gunungsitoli di Kecamatan Gunungsitoli.

Kemudian Desa Afia, Desa Sowu, Desa Hilimbowo Olora di Kecamatan Gunungsitoli Utara serta Desa Bakaru di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.

“Tinggi muka air, saat kejadian berkisar antara 100 sampai 200 sentimeter,” ucap Abdul.

Akibat bencana itu, sebanyak 475 kepala keluarga harus mengungsi di gereja dan balai desa sekitar. Kebutuhan mendesak para pengungsi yakni berupa makanan.

Lebih lanjut, Abdul mengatakan pemerintah setempat sudah menetapkan status keadaan darurat banjir dan longsor selama 4 hari.

“Terhitung mulai Sabtu (18/12) hingga Selasa (21/12),” ujar Muhari.

Sumber: kumparan.com