SIANTAR, HETANEWS.com - Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Pematangsiantar melaporkan Anggota DPRD Siantar dari fraksi PDI Perjuangan, Ferry SP Sinamo, ke Ketum [Ketua Umum] DPP PDIP yang berkedudukan di Jakarta.

Pengaduan tersebut didasari adanya keresahan dari kalangan masyarakat yang bekerjasama dengan Ferry Sinamo dalam bisnis jual beli saham atau trading saham.

Adapun data dihimpun LBH Pematangsiantar, politisi PDI Perjuangan itu diduga telah mengumpulkan uang sebesar Rp 60 Miliar dengan modus Trading Saham selama periode 2019-2020.

Baca juga: Putusan Hakim: Ferry Sinamo Bayar Rp 1,6 Miliar, Berlaku Sita Jaminan

Namun perjalanannya, diketahui Ferry SP Sinamo  tidak dapat mengembalikan uang dan keuntungan kepada sejumlah rekan bisnis saham tersebut.

Dalam laporannya, LBH Pematangsiantar juga membeberkan sejumlah kasus yang melibatkan Ferry Sinamo yang tercatat dalam perkara di Pengadilan Negeri Siantar, Pengadilan Niaga Medan dan Kepolisian Resort Siantar. 

“Kami menduga ada pelanggaran disiplin kader partai serta pelanggaran kode etik DPRD. Untuk itu kami minta kepada Ketua Umum PDIP agar mengambil tindakan tegas terhadap kader yang terlibat dalam hal semacam ini,” kata Parluhutan Banjarnahor, pengacara publik LBH Pematangsiantar kepada Hetanews, Jumat (17/12/2021) malam.

Baca juga: Selesai Putusan Pengadilan, Ferry Sinamo Hadapi Laporan Polisi

Selain ke Ketum PDIP, LBH Pematangsiantar juga melayangkan surat ke DPD PDIP Sumut dan DPC PDIP Siantar. Laporan pengaduan tertulis itu dikirim pada, Kamis 16 Desember 2021. 

PDIP diminta bersikap tegas untuk menegakkan disiplin partai. Apalagi ada laporan yang menyangkut kader partai yang diduga mencederai kehormatan sebagai anggota DPRD.

Baca juga: Ferry SP Sinamo Dihukum Mengembalikan Uang Ratusan Juta Secara Tunai

Parluhutan mengatakan, PDIP merupakan salah satu partai yang memperoleh suara terbanyak saat pemungutan suara di Kota Siantar. Oleh karena itu seharusnya kader PDIP menjaga nama baik dan marwah partai. 

“Melalui laporan tersebut, LBH Pematangsiantar berharap PDIP segera bersikap tegas. Sebab ini juga menyangkut nama baik partai di mata warga Siantar,” jelas Banjarnahor.

Sebelumnya, LBH Pematangsiantar juga melaporkan Ferry SP Sinamo ke Badan Kehormatan DPRD [BKD]  Kota Siantar dalam kasus yang sama.

Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Badan Kehormatan DPRD mengenai laporan pengaduan tersebut kepada masyarakat. Sama halnya dengan DPRD, Ferry SP Sinamo juga belum memberikan respon mengenai laporan tersebut.

Baca juga: Dianggap Mencederai Kehormatan Dewan, Ferry Sinamo Diadukan Ke BKD