HETANEWS.com - Seolah ada angin segar tentang kasus pembunuh ibu dan anak di Subang. Kasus yang selama ini ditunggu tunggu para khalayak warga Indonesia ada secercah harapan untuk segera ditetapkan tersangkanya.

Harapan baru itu datang dari Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana yang menyatakan dengan mantap tidak akan lama lagi kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini segera tertangkap.

Pembunuhan Subang dengan korban Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (Amel) akan segera berakhir seiring dengan berakhirnya tahun 2021. Akankah ini menjadi akhir drama kasus Subang?

"Insyaaloh kita sudah mengumpulkan beberapa saksi dalam waktu dekat sudah mengarah kepada nama nama tersangka," ujar Irjen Pol Suntana dengan mantap penuh harapan dan keyakinan bahwa kasus ini segera diumumkan.

Baca juga: 116 Hari Update Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Doa untuk Tim Penyidik Polda Jabar

Hal tersebut dikatakan Kapolda Jabar ketika ditanya wartawan soal kasus pembunuh ibu dan anak di Subang di sela-sela acara Bakti Sosial vaksinasi massal di Polres Subang Jalan Mayjen Sutoyo No 29 Subang, Selasa, 14 Desember 2021.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana menjanjikan kepada masyarakat, tidak lama lagi kasusnya akan terungkap.

"Kita sudah mengumpulkan beberapa saksi dan dalam waktu dekat sudah mengarah kepada nama nama tersangka. Mohon doa restunya ya," tutur Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana.

Meskipun singkat, pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana yang mengatakan mengarah kepada nama-nama tersangka tersebut menyiratkan bahwa tersangka dalam kasus Subang lebih dari satu orang.

Kemudian optimistis muncul mengenai waktu sehubungan sudah hampir 4 bulan kasus ini terjadi tapi belum juga terungkap, tapi Irjen Suntana menyiratkan tidak akan lama lagi kasus Subang ini akan segera terungkap dan ada beberapa saksi yang telah diperiksa akan segera ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.

Baca juga: Update Kasus Subang, Akhirnya Terbongkar Ada 4 Kategori Tersangka Pelaku Pembunuh Tuti dan Amel

Pernyataan Irjen Suntana semakin yakin karena didukung data data ilmiah yang diungkapkan ahli Forensik dr Sumy Hastry beberapa waktu yang lalu beberapa waktu yang lalu tentang kasus Pembunuhan Ibu Dan Anak di Subang ini, lewat kanal Youtube Denny Darko.

Keterangan ahli forensik dr Sumy Hastry Purwanti menyebut bukti bukti sudah didapat polisi. Sumy Hastry pun menyebut bahwa jumlah pelaku lebih dari satu orang. Saat itu Sumy Hastry menyebut kemungkinan para calon tersangka akan melakukan berbagai manuver dan strategi.

dr Hastry lalu menambahkan bahwa dalam mengusut kasus ini tidak penyidik tidak hanya mengandalkan tim forensik saja. Pemeriksaan dilakukan komprehensif dan holistik serta lengkap.

dr Sumy Hastry yakin kasus pembunuh Ibu dan Anak di Subang ini akan seratus persen terungkap. "100 persen terungkap," kata dr Sumy Hastry Purwanti.

Baca juga: Polisi Kantongi Nama Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Denny Darko Ungkap Strategi Penyidik

Akhirnya tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang terungkap

Sementara itu, Anjas Asmara dalam segmen analisa terbarunya, Selasa 14 Desember 2021 petang dikanal Youtube Anjas di Thailand dengan judul "AKHIR DRAMA SUBANG, ADA PELAKU YG SUDAH BUKA SUARA ??!!

Pernyataan Kapolda Jabar Suntana menurut Anjas sudah mantap dengan segera menyebutkan Insyaalloh menandakan Kapolda Jabar sudah mantap 99 persen sudah ketahuan namanya dan tinggal mengumumkannya dan 1 persen adalah kehendak Alloh.

Ketika Anjas menyebut bahwa Kapolda Jabar akan mengumumkannya dalam waktu dekat, menurut Anjas bisa saja sehari, dua hari, seminggu, sebulan, dua bulan jadi tidak ada kepastian waktu.

Namun salah seorang netizen dikolom komentar Anjas di Thailand, dengan nama Ujang Abbas berkomentar begini, "Mudah2an tgl 18 des 2021 polisi mengumumkan siapa tersangka dn menangkapnya,, itu pas tgl Ulang th nya neng amel???????????? saksi mahkotanya wahyu kurianwan, kep sekolah yayasan yg bu tuti dn neng amel kelola, mudah2an yg jdi saksi mahkotanya bukan yg jdi tersangkanya!! Aamiin, terimakasih pk dosen udah mengawal kasus Subang ini sampai detik ini, netizen bangga jg senang atas analisa pk dosen yg netral????????????"

Baca juga: Misteri Darah di Kuku Jasad Amel dan Luka Danu, Begini Penjelasan dari Achmad Taufan, Anjas, dr Sumy Hastry

Kalau memang tebakan seperti itu berarti tinggal empat hari lagi kasus ini diumumkan. Berarti empat bulan setelah ditemukannya mayat Amel dan Tuti yakni 18 Agustus 2021, dan jika diumumkan 18 Desember 2021 berarti benar pas 4 bulan.

Menurut analisa Anjas memang dipertengahan kasus ini seolah ada keragu raguan, seperti diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Erdi A Chaniago meski mengatakannya secara diplomatis seperti dikatakan bahwa penyidik bekerja dengan hati hati dan mengedepankan hak asasi manusia. Jangan sampai orang tidak bersalah malah jadi tersangka.

"Memang benar tapi terlihat ada keragu-raguan, pernyataan itu aku melihat ada sesuatu yang belum pas," ujar Anjas.

Memang pelaku, dalang, yang membantu dan yang mengetahui kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini begitu well prefare, sehingga minim alat bukti.

Baca juga: Baru Saja Update, Detik Akhir Kasus Subang, Semuanya Sudah Terungkap Tinggal Penyidik Lakukan Ini

Memang ini disengaja oleh dalang kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini agar banyak orang masuk ke tempat keadian perkara sehingga mengaburkan penyidikan.

"Kemugnkinan ada orang orang di lokasi kejadian ada kemungkinan karena penasaran, ketidaktahuan (keteledoran), ada sengaja mengundang strategi mereka membiarkan agar banyak orang masuk ke lokasi kejadian untuk mengaburkan penyidikan, itulah ulah sang dalang," ujarnya.

Anjas pun membahas soal kasus ini dugaan melibatkan orang penting sangat kentara dan ini ada dugaan untuk sengaja ditutup tutupi untuk tidak terungkap, biar kasus utamanya tidak terungkap pula.

Namun kini sudah pada babak akhir karena sudah tidak bisa dipungkiri lagi nama nama tersangkanya sudah ketahuan dan yang ngomong Kapolda Jabar. Inilah menjadi akhir drama dari kasus Subang, dengan diketahui tersangka tersangkanya berarti tinggal diumumkan saja.

"Insyaalloh, hanya Alloh yang bisa membatalkan pengumuman tersangka ini," ujar Anjas.

Baca juga: Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Ditangkap, Saksi yang Menginap Mulai Bergerak Menyasar Pelaku

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com