HETANEWS.com - Terbaru kasus pembunuhan di Jalancagak Subang, warga sekitar mencurigai ada keterlibatan oknum orang penting untuk menutupi jejak skandal.

Mendekati bulan keempat kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Jalancagak Subang, sejumlah warga sekitar sepertinya bingung mengapa kasus ini belum terungkap.

Gambaran tersebut diperoleh DeskJabar, ketika mengobrol dengan beberapa warga di sekitar lokasi kejadian pembunuhan di Jalancagak, Subang, Jumat, 10 Desember 2021.

Ada juga orang di sekitar yang mengatakan, mencurigai bahwa dalang pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak Subang ini adalah oknum orang penting yang mungkin berkepentingan dengan yayasan dan bisa jadi ada skandal

“Mengapa dicurigai dalang atau otaknya mungkin ada oknum orang penting, ini terindikasi dari sepertinya, pelaku pembunuhan itu pintar sekali sehingga polisi belum berhasil mengungkapnya,” ujar warga tersebut.

Baca juga: Strategi Apa yang Sedang Dijalankan Penyidik Kasus Pembunuhan Subang, Atau Ada Jejak Misterius di TKP

Ia membandingkan, upaya pengungkapan kasus pembunuhan di Jalancagak Subang ini sampai mendekati empat bulan belum terungkap. Padahal pada kasus lain 2-3 hari sudah dapat terungkap.

Dari situasi yang terlihat, tampak warga sekitar seolah sudah tidak gempar lagi dengan kejadian itu. Apalagi, waktu kejadian sudah segera memasuki bulan keempat.

Yang jelas, beberapa warga senada mengatakan, “Heran, belum terungkap juga”. Umumnya, beberapa warga sekitar lebih suka menjawab dengan “tidak tahu”. Mungkin mereka takut salah bicara atau dipanggil menjadi saksi oleh penyidik.

Suasana Jalancagak di sekitar lokasi kejadian pembunuhan tersebut tampak lengang, dan menurut warga sebenarnya biasanya masih cukup ramai sampai pukul 22.00 WIB.

Namun selewat itu, kata warga sekitar, suasana menjadi sepi dan jarang ada orang masih berkeliaran di jalanan.

Saat mengobrol dengan warga, DeskJabar dalam perjalanan pulang dari Wanayasa Purwakarta, lalu iseng berhenti jajan di warung sebelah rumah kejadian pembunuhan tersebut.

Baca juga: Gonjang-Ganjing Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Dikendalikan Polisi

Diketahui, penyidik sudah kembali menanyai total 55 saksi pekan lalu, baik di Polda Jawa Barat dan Polres Subang. Tampak rumah kejadian pembunuhan tersebut masih ada police line, dan kondisinya menjadi merana.

Maklum saja, tak ada lagi aktivitas di rumah itu, karena rumahnya masih berada dalam pengawasan polisi. Kejadian pembunuhan terhadap Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, terjadi pada sebuah rumah di Jalancagak, Subang 18 Agustus 2021.

Rumah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan itu, merupakan sekaligus kantor Yayasan Bina Prestasi Nasional yang menaungi dua sekolah di Serangpanjang Subang.

Tuti Suhartini adalah bendahara yayasan merupakan istri tua Yosep, sedangkan Amalia Mustika Ratu adalah sekretaris yayasan yang merupakan anak dari Yosep. Ada pula Yoris yang merupakan ketua yayasan, yang merupakan anak dari Yosep.

Sedangkan Danu yang merupakan karyawan di SMKS Nasional di Serangpanjang, adalah masih saudara dari keluarga Yosep. Ada pula Mimin yang merupakan istri muda Yosep, yang dikabarkan rumahnya di Serangpanjang.

Lokasi sekolah SMP dan SMKS Nasional di Serangpanjang dan rumah kejadian pembunuhan itu, lokasinya masih berada pada satu jalur Jalan Raya Jalancagak-Serangsari-Serangpanjang, pada rute Subang ke Purwakarta.

Baca juga: Kasus Subang Harus Tuntas, Mantan Kapolda Anton Charliyan: Marwah Polri Dipertaruhkan, Roy Suryo Gemes, Kenapa?

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com