HETANEWS.com - Muhammad Ramdanu alias Danu salah satu saksi kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang paling menarik perhatian.

Dua hari ini Danu dipanggil tim penyidik Polda Jabar secara marathon untuk dimintai keterangan seputar kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Sudah empat bulan kasus pembunuhan Ibu dan anak di Subang, masih juga belum terungkap. Polisi belum juga mengumumkan siapa pelaku pembunuhan Ibu Tuti dan Amel di Jalan Cagak Subang.

Selasa 7 Desember 2021 Danu dipanggil tim penyidik polda Jabar. Danu harus menjawab lebih dari 100 pertanyaan terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang. Pemanggilan di Polda Jabar terhadap Danu merupakan yang ke 16 kalinya.

Sebelumnya Danu sudah sering dimintai keterangan oleh tim penyidik di polres Subang. Selain Danu, Yosef Subang juga sudah 16 kali diminta keterangan tim penyidik baik di Polda Jabar atau pun di Polres Subang.

Baca juga: Gonjang-Ganjing Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Dikendalikan Polisi

Penasehat Hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan Yosef sudah 16 kali dimintai ketaranga atau diperiksa oleh pihak kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Yosef merupakan suami Tuti dan juga ayah Amel yang keduanya menjadi korban pembunuhan Ibu dan anak di Subang. Dari 55 saksi yang dimintai keterangan oleh tim penyidik di kepolisian Yosef dan Danu yang paling sering dimintai keterangan.

Bahkan Yosef dan Danu menjalani tes kebohongan atau lie detector oleh tim penyidik. Apakah kedua saksi tersebut statusnya akan dinaikan. Hal ini masih terus menunggu hasil pemeriksaan tim penyidik.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Sutana menegaskan proses penyelidikan pembunuh ibu dan anak di Subang akan semakin ditingkatkan untuk mengungkap dengan cepat siapa dalang dibalik pembunuhan ibu dan anak di Subang yang keji itu.

"Penyidik Polda Jabar telah mem-backup pengungkapan kasus ini, kita mengulang pemeriksaan beberapa saksi. Mohon doa restunya agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Irjen Pol Suntana saat menghadiri satu acara di Cirebon, Rabu 1 Desember 2021.

Baca juga: Strategi Apa yang Sedang Dijalankan Penyidik Kasus Pembunuhan Subang, Atau Ada Jejak Misterius di TKP

Dijelaskan Kapolda Jabar, tim penyidik masih akan memeriksa beberapa saksi untuk mengumpulkan barang bukti dalam mengungkap siapa pembunuh Ibu dan anak di Subang.

Sementara itu pada Senin pemeriksaan terhadap Danu oleh tim penyidik dilakukan hingga malam hari. Begitu juga pada pemeriksaan ke dua di hari Selasa juga tidak jauh beda.

Pada kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut Danu memang banyak menyita perhatian. Ada banyak fakta yang harus didalami tim penyidik.

Danu diakui saksi pembunuhan lainya Yosef salah seorang yang memiliki akaes keluar masuk rumah korban. Menurut Yosef saat itu, Danu adalah bagian dari keluarga yang sering bertamu ke rumah Tuti dan Amalia malam-malam.

Polisi juga menemukan puntung rokok yang teridentifikasi bekas Danu. Karena dalam puntung rokok yang ditemukan di TKP ditemukan DNA Danu yang merupakan keponakan Tuti.

Baca juga: Pemeriksaan Danu Terkait Kasus Subang Berlanjut Hari Ini, Simak Penjelasan Achmad Taufan, Kuasa Hukum Danu

Bahkan saat polisi melakukan olahraga TKP dengan membawa anjing pelacak, saat itu Anjing Pelacak polisi terus menggonggong ke arah Danu yang sedang dimintai keterangan.

Sepertinya tim penyidik memiliki strategi khusus dalam menangani kasus pembunuhan Ibu dan anak di Subang ini. Itu dilakukan agar semua bukti bisa terkumpul sebelum mengumumkan siapa pelaku pembuh keji di Subang Jawa Barat.

Anjas di thailand beranggapan kalau tim penyidik sedang mengatur strategi untuk mengumpulkan semua bukti yang mengarah pada pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang.

Namun, Anjas juga mengungkapkan keresahannya karena penyidik sepertinya terlalu kesulitan menangani kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini.

Baca juga: Ada Apa dengan Danu, Diperiksa Polisi untuk Jalani Tes Psikologi dan Tes Kebohongan Kasus Pembunuhan Subang?

"Aku yakin kalau cuma membutuhkan dua alat bukti untuk menentukan tersangka, itu penyidik pasti sudah menemukan. Tapi pertanyaannya kenapa ketika sudah ada bantuan dari Polda Jabar, Polres Subang bahkan Mabes Polri ini sepertinya tidak cukup?, " kata Anjas dalam video yang diunggah pada Selasa, 7 Desember 2021.

Jika proses pengungkapan kasus pembunuhan Ibu dan anak di Subang ini terus berlarut larut. Anjas pesimis kasus ini akan terungkap karen para pelaku memiliki kesempatan untuk menghilangkan jejak dan bukti bukti.

Kasus pembunuhan Ibu dan anak di Subang ini sudah berjalan empat bulan. Tetapi pihak kepolisian masih juga belum mengungkap siapa pelaku pembunuhan keji di Subang.

Saat ini semuanya bertumpu pada tim penyidik polda Jabar yang terus melakukan penyidikan atas kematian Ibu Tuti dan Amel di jalan Cagak Subang. Masyarakat berharap kasus tersebut segera terungkap dan pelakunya bisa diketahui.

Baca juga: Ada Saksi yang Tidak Pulang Sampai Sekarang, Polda Segera Umumkan Tersangka Pembunuhan Subang

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com