SIANTAR, HETANEWS.com - Selain terjadinya pencurian di Nadia Hotel beberapa waktu lalu. Ternyata Nadia Hotel juga tidak mempunyai dokumen Lingkungan Hidup.

Hal itu disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Dedi melalui Kabid Tata Lingkungan Hidup R Marbun, dengan menyatakan kalau memang dokumen lingkungan hidup hotel tersebut tidak ada.

"Hotel itu (Nadia Hotel) belum ada itu dokumen lingkungan hidupnya," tutupnya singkat melalui via telefon, Selasa (7/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, Agus selaku pemilik hotel ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian pencurian yang terjadi di hotelnya.

"Iya bang hari Rabu itu kejadiannya, Hp hilang dicuri," terang Agus melalui sambung seluler telefon, Kamis (2/12/2021).

Namun saat disinggung, bahwa hotel yang dimilikinya menjadi tempat prostitusi, Agus membantahnya dengan berdalih kalau tamu yang datang ke hotelnya merupakan tamu dari OYO (aplikasi online).

"Enggak ah bang, mana ada dijadikan tempat prostitusi. Itu kemaren yang datang adalah tamu OYO (aplikasi online), bukan tamu dari kita," ungkapnya sembari tertawa.

Tidak sampai disitu saja, ketika ditanya kembali, kenapa Hotel yang dimiliknya bisa dimasukin oleh pasangan yang bukan suami istri?, Agus bersikukuh kalau itu adalah tamu dari OYO.

"Itu tamu dari OYO loh bang, cobalah tanya sama OYO. Karena kami bekerjasama dengan OYO, makanya abang langsung tanya aja sama OYO download aplikasinya bang," ujarnya.

Setelah dilayangkan beberapa pertanyaan, Agus selaku pemilik hotel tiba-tiba berdalih menjadi Humas Hotel tersebut.

"Aku humasnya disini bang, pemiliknya berada di Kota Medan, masih satu marga ku juga. Kalau dibilang tau ada kerjasama dengan OYO karena pas aku masuk uda ada OYO itu bang," tutupnya.

Sebelumnya, Seorang wanita bernama Duma Sari boru Tobing (37) menjadi korban pencurian yang dilakukan Rasya, teman pria yang baru dikenalnya dari media sosial (Medsos).

Pasca kejadian, korban mengalami kerugian Rp 3 juta lebih. Aksi pencurian yang dialami korban tersebut pun berlangsung di Hotel Nadia Jalan Sisimangaraja Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar, saat korban pergi ke kamar mandi dan setelah kembali, dia melihat isi tasnya sudah hilang. (Restu)