SIANTAR, HETANEWS.com - Seorang wanita nekad mendatangi acara pemberkatan pernikahan  dan menyampaikan keberatan di Gereja Resort HKBP Bahkapul, Sabtu 4 Desember 2021.

Wanita inisial MLTS (46) diketahui seorang PNS warga warga Jalan Desa Indah Tozai, Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari. 

Karena dianggap mengganggu prosesi pernikahan ia diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Siantar Martoba.

MLTS menjelaskan, ia nekat mendatangi acara pernikahan karena pria mempelai adalah kekasihnya yang menikah dengan wanita lain. 

Sambil menangis, ia bilang  kekasihnya itu adalah inisial KS (53) yang berprofesi sebagai Guru.

Ia datang untuk meminta pertanggung jawaban KS, yang sejak 2018 telah menjalani hubungan asmara dengannya.

MLTS membawa surat keberatan yang akan ia sampaikan di hadapan tamu, jemaat dan pendeta.Namun upayanya tidak berbuah hasil.

"Saya datang kemari bukan untuk membuat keributan, saya hanya meminta pernikahan ini ditunda, karena dia masih memiliki hubungan sama saya, selamat tiga tahun setengah, bahkan bulan Oktober tahun 2021 kemarin kami masih sempat berkencan dan hubungan kami ini bukan hanya sebatas pacaran saja"  ujar MLTS.

Layangkan surat

MLTS mengatakan, ia juga telah melayangkan surat keberatan atas pernikahan kekasihnya kepada Pendeta HKBP Sinta Nauli Distrik V Sumatera Timur, Praeses Distrik V Sumatera Timur, Ephorus HKBP, dan Polres Siantar.

Ia pun  menyesalkan pihak gereja yang tetap melangsungkan pernikahan tersebut.

"Seharusnya pihak HKBP, tidak melaksanakan pernikahan ini, karena saya sudah mengirim surat keberatan  kepada Resort HKBP Sintanauli, Ephorus HKBP dan Polres Pematangsiantar,  yang mana menurut peraturan yang ada sebelum ada surat pernyataan kami berdua hitam diatas putih, tidak boleh pernikahan itu dilaksanakan,” ucapnya

“Bahkan ketika saya menemui Pendeta Resort HKBP Sinta Nauli Distrik V Sumatera Timur, namun ia mengatakan bahwa ia meminta bukti visum kepada saya." kata Merry menjelaskan.