WARSAWA, HETANEWS.com - Pertarungan MMA di Polandia yang bertajuk The War 3 berlangsung brutal. Ada seorang petarung yang pingsan, tetapi masih dipukuli lawannnya 12 kali sampai babak belur.

The War 3 melibatkan berbagai kontes MMA yang berbeda, salah satunya adalah pertandingan dua tim yang terdiri dari lima orang bertarung di dalam arena.

Pertandingan dimulai dengan setiap petarung menghadapi lawannya masing-masing, kemudian dengan cepat berubah menjadi kekacauan ketika para petarung berjatuhan dan hanya tiga wasit yang bertugas.

Daily Star pada Sabtu (27/11/2021) melaporkan, jumlah pengadil tampak tidak mencukupi untuk memimpin pertandingan dengan banyak orang tersebut.

Akibatnya, seorang petarung sekitar menit ke-17 pingsan dan menjadi sasaran rentetan 12 serangan, sebelum wasit akhirnya turun tangan.

Kamera sempat mengalihkan sorotan untuk menunjukkan penonton menikmati pertandingan, tetapi netizen di media sosial menyroti kurangnya keamanan dan regulasi pertandingan.

Seorang warganet berkomentar di Twitter, “Ini mengerikan. Satu orang itu pingsan dan wasit membiarkan setidaknya lima pukulan untuk menghentikan pertandingan.

Netizen lainnya menambahkan, “Mereka butuh lebih banyak wasit dalam pertarungan ini. Pukulan bertubi-tubi itu kejam.”

Kritik lainnya adalah ketika petarung perempuan pingsan di tengah laga dan dibawa dengan tandu, sementara lawannya merayakannya. Pertarungan MMA ini bukan yang pertama memicu kontroversi, Kejadian serupa di Filipina juga menyebabkan kegemparan online pada 2019.

Sumber: kompas.com