HETANEWS.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginstruksikan Kementerian Sosial (Kemensos), BNPB, hingga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk dapat menyiapkan solusi cepat terkait penanganan korban terdampak letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12).

Tak hanya itu, Ma'ruf pun meminta agar penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak hingga langkah pencarian korban dan mengurus penyediaan tempat pengungsian dapat segera dilakukan pihak terkait yang berada di lokasi bencana.

"Pertama saya minta kepada Mensos supaya segera melakukan pemberian bantuan," ujar Ma'ruf dalam keterangan persnya saat melakukan kunjungan kerja di Bali, Minggu (05/12).

"Kepada BNPB supaya mengambil langkah-langkah termasuk pengungsian, termasuk juga pencarian korban," sambungnya.

Warga mengamati sapinya yang mati akibat tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO

Sementara itu, Ma'ruf juga meminta kepada Gubernur Jawa Timur beserta seluruh kepala daerah dan segenap jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di wilayah Jawa Timur untuk dapat segera menyalurkan bantuan bagi para pengungsi yang terdampak letusan Semeru.

"Termasuk Ibu Gubernur bersama dengan wali kota, bupati, (dan) semua Forkompimda baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten untuk bersama-sama menanggulangi ini," ucap Ma'ruf.

Suasana pengungsian korban erupsi Gunung Semeru. Foto: BNPB

Kepada Menteri Kesehatan, Ma'ruf juga meminta agar dapat segera menyiapkan pertolongan yang dibutuhkan bagi para korban terdampak.

"Menkes supaya juga menyiapkan untuk penanggulangan perawatan, dan pencarian supaya terus dilakukan sesegera mungkin. Yang hilang dan korban-korban misalnya di rumah atau korban lainnya segera ditangani," beber dia.

Di lain sisi, Ma'ruf turut mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga sekitar Jawa Timur akibat letusan Gunung Semeru.

"Pertama kita tentu menyampaikan sangat prihatin dengan peristiwa ini dan ikut merasakan penderitaan yang dialami masyarakat yang terkena daripada meletusnya Gunung Semeru dan juga adanya korban," ungkap Ma'ruf.

"Kepada keluarga (korban) saya mengucapkan turut berduka cita dan semoga mereka diberikan kesabaran menghadapi musibah ini," lanjut dia.

Warga menyelamatkan diri saat Gunung Semeru meletus di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). Foto: Hermawan/ANTARA FOTO

Terakhir, Ma'ruf meminta kepada masyarakat agar terus waspada mengingat masih adanya potensi kejadian yang mungkin terjadi selepas peristiwa letusan yang terjadi pada Sabtu (4/12) kemarin.

Ia pun mengimbau kepada petugas untuk melakukan mitigasi bencana sedini mungkin tidak hanya terkait meletusnya Gunung Semeru tetapi juga bencana lainnya.

"Kepada masyarakat supaya waspada, (agar) bisa menghindari sedini mungkin (adanya) korban, dan juga kepada para petugas supaya mengantisipasi untuk meminimalkan tiap terjadinya bukan saja gunung meletus, tapi juga longsor, banjir, supaya masyarakat diberi peringatan (warning) untuk menghindari atau meminimalkan (dampaknya)," pungkas Ma'ruf.

Sumber: kumparan.com