HETANEWS.com - Tak terasa penyelidikan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, Jawa Barat telah berjalan empat bulan. Dan hingga hari ini, Sabtu 4 Desember 2021, peritiwa memilukan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu alias Amel itu belum juga terungkap.

Sejatinya, polisi tidak tinggal diam. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang belakangan mengambil alih kasus itu dari Polres Subang, terus menyidik dan menyelidiki kasus pembunuh ibu dan anak di Subang.

Bahkan kini Polda Jabar  sudah mulai mengerucutkan keterangan saksi untuk mengungkap siapa pelaku, dalang dan orang yang mengetahui aksi pembunuh ibu dan anak di Subang.

Para saksi yang sejak awal kejadian kerap dipanggil dan dimintai keterangannya terkait pembunuh ibu dan anak di Subang, akhir November 2021 lalu kembali diperiksa.

Mereka adalah Yosef, suami (dari Alm Tuti) sekaligus ayah (dari Alm Amalia alias Amel), Muhammad Ramdanu alias Danu kerabat korban, dan anak korban Yoris serta istri Yoris, Yanti.

Bersamaan dengan itu penyidik Polda Jawa Barat juga memeriksa kembali Mimin, istri muda Yosef lalu dua anaknya Arigi dan Abi serta dua orang lagi masing-masing teman dari Arigi dan Abi.

Meski surat panggilannya datang dari Polda Jawa Barat, namun mereka diperiksa terkait kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, di Mapolres Subang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengungkapkan bahwa penyidik kini tengah fokus kembali memeriksa saksi-saksi dalam upaya mengerucutkan keterangan yang telah diperoleh dari sejumlah saksi pembunuh ibu dan anak di Subang.

"Bukan kita tergesa-gesa menentukan tersangka. Tapi kita fokus siapa saja yang akan diminta keterangan dalam kasus ini (pembunuh ibu dan anak di Subang)," tutur Erdi di Bandung, dikutip dari PMJNews, Senin 29 November 2021 lalu.

Masih di hari yang sama, dalam upaya percepatan pengungkapan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, Erdi juga mengatakan, jajarannya telah memeriksa kembali tujuh orang saksi lainnya yang merupakan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Hari ini (29/11/2021 --red) terdapat tujuh orang saksi yang akan diminta keterangan (dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang). Tetapi lokasinya di Polres Subang karena masih masyarakat yang domisili di sana. Sehingga diserahkan ke penyidik Polres Subang meski saat ini kasusnya sudah ditarik ke sini (Polda Jabar)," terang Erdi.

Erdi menjelaskan, pemeriksaan terhadap ke-7 orang saksi terkait pembunuh ibu dan anak di Subang itu, dilakukan dalam upaya pengembangan keterangan yang telah diperoleh dari saksi-saksi yang telah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar.

Baca juga: Terbaru di Kasus Subang: Algojo Amel, Tuti Bermotif Duit Besar? Ini Jawaban Menohok Kapolda Jabar soal Saksi

Kapolda mohon doa

Sementara itu pada saat menghadiri satu acara di Cirebon, Rabu 1 Desember 2021 lalu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana menegaskan, kasus pembunuh ibu dan anak di Subang  penyelidikannya jalan terus.

Kapolda Suntana mengungkapkan pihaknya masih memeriksa saksi-saksi untuk mengumpulkan barang bukti yang lebih kuat dan meyakinkan untuk menentukan siapa tersangka dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang itu.

"Kami tidak menyebutkan adanya saksi kunci (dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang), semuanya diperlakukan sama diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi," katanya.

Sosok Jenderal bintang dua itu juga menjelaskan proses penyelidikan pembunuh ibu dan anak di Subang  kini semakin diintensifkan untuk mengungkap  siapa  pelaku atau dalang di balik pembunuhan keji itu.

Penyidik Polda Jabar telah mem-backup pengungkapan kasus ini, kita mengulang pemeriksaan beberapa saksi.

“Mohon doa restunya agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana

Baca juga: Ada Strategi Polisi Hingga Belum Umumkan Tersangka Pembunuh Ibu dan Anak di Subang

Kronologis kejadian

Sebagaimana diketahui,  kasus pembunuhan Subang atau pembunuh ibu dan anak di Subang yang meminta korban jiwa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) itu cukup menggegerkan karena tergolong sadis.

Jasad Tuti (ibu) dan Amalia (anak) ditemukan sudah tak bernyawa penuh darah di dalam bagasi mobil Toyota Alphard milik korban yang diparkir di halaman rumahnya di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak. Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Adalah Yosef --belakangan disebut netizen sebagai Yosef Subang-- suami Tuti sekaligus ayah Amalia, yang pertama kali mengetahui dan menemukannya pada Rabu 18 Agustus 2021. Saat itu, Yosef Subang baru datang  ke rumah itu sehabis menginap di rumah istri mudanya.

Kronologisnya, saat hendak masuk rumah, ternyata sudah berantakan dan penghuni rumah Tuti dan Amalia tidak ditemukan. Lalu Yosef Subang bergegas menuju kantor polisi untuk melapor.

Tak lama kemudian, Yosef Subang  bersama polisi akhirnya mayat kedua korban ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard dengan keadaan bertumpuk.

Beberapa hari kemudian, polisi memastikan jika korban Tuti dan Amalia meninggal dunia karena ada yang membunuh.

Hingga hari ini, Sabtu 4 Desember 2021 atau sudah memasuki 4 bulan sejak kejadian, kasus pembunuhan Subang atau pembunuh ibu dan anak di Subang belum terungkap juga.

Polisi masih terus berupaya keras mengumpulkan, mencocokan dan menganalisa bukti-bukti yang didapat di lapangan. Sebanyak 55 saksi sudah diperiksa dan sudah belasan kali di antara mereka dipanggil oleh penyidik.

Baca juga: Fakta Kasus Subang, HP Amel Ungkap Kasus Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Begini Cara Kerjanya!

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com