HETANEWS.com - Ada analisa baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, mungkinkah tukang nasi goreng mengenali 5 orang di malam kejadian?

Adanya analisa ini, tampaknya lebih kepada adanya temuan nasi goreng yang dimakan di rumah kejadian perkara pada malam 17 Agustus 2021 Tampaknya, tukang nasi goreng itu perlu ditemukan dan ditanyai, barangkali ia hafal siapa yang membeli.

Ada kemungkinan, jika tukang nasi goreng itu merupakan langganan, bisa jadi ia mengenali siapa kelima orang itu yang ada pada malam menjelang pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang itu.

Nah Anjas pada YouTuber Anjas di Thailand, melakukan analisa dari kanal Misteri Mbak Suci, bahwa ada saksi yang melihat munculnya 5 orang di pekarangan rumah kejadian pembunuhan di Jalancagak itu, pada 17 Agustus 2021 malam.

Nah, disebut-sebut saksi, bahwa kelima orang itu adalah 3 perempuan dan 2 pria. Anjas mengatakan, berdasarkan data-data dikumpulkan, besar kemungkinan 2 diantara tiga wanita itu adalah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu sewaktu masih hidup.

“Nah, siapakah perempuan yang satunya lagi? Sementara untuk dua pria, ini juga siapakah mereka?” ujarnya.

Analisa Anjas itu muncul pada YouTube Anjas di Thailand, “Penjual Nasi Goreng Lihat Jelas 5 Orang di Makam Kejadian??”, diunggah Sabtu, 27 November 2021.

Menurut Anjas, ada beberapa keterangan yang menurut dia cukup valid. Anjas menduga, tukang nasi goreng itu tidak mau mengungkapkan identitasnya dan tidak mau diwawancara, bahkan namanya tidak mau disebut.

“Tampaknya mereka adalah saksi krusial, sepertinya tukang nasi goreng itu memang melihat orang-orang dikatakan saksi tersebut,” kata Anjas.

Sementara itu, Yosep selaku suami Tuti Suhartini (55) dan ayah Amalia Mustika Ratu (23), mengatakan tidak tahu soal ada 5 orang di pekarangan rumah di Jalancagak.

Baca juga: Polda Jabar Akhirnya Temukan 2 Fakta Baru Kasus Subang, Petunjuk Bisa Mengarah Tersangka Terungkap

YouTuber Anjas di Thailand melakukan analisa tukang nasi goreng dalam pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang YouTube Anjas di Thailand

Baca juga: Tertangkap Oleh Kamera CCTV Warga, Apakah Mungkin Dia Salah Satu Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang?

Kuasa hukum dari Yosep, yaitu Rohman Hidayat, Jumat, 26 November 2021, kepada tim DeskJabar.com, mengatakan, bahwa Yosep tidak tahu soal adanya lima orang di halaman rumahnya pada 17 Agustus 2021 malam sekitar pukul 23.40 WIB.

Sebab, kata Rohman Hidayat, bahwa Yosep mengatakan saat itu dirinya sedang tidak di rumah di Kampung Ciseuti, Jalancagak tersebut. Boleh jadi, saat itu Yosep sedang berada di rumah istri mudanya, yaitu Mimin di Serangpanjang.

Pada Kamis, 25 November 2021 malam, ada salah seorang saksi yang diwawancarai kanal YouTube Misteri Mbak Suci, melihat ada lima orang di halaman rumah kejadian pada pukul 23.40 WIB. Saksi tersebut mengatakan sedang melintas, dimana yang terlihat adalah tiga wanita dan dua pria.

Nah, siapa kelima orang tersebut di halaman rumah kejadian di Jalancagak itu juga belum diketahui, apakah termasuk juga korban ketika masih hidup, ataukah pelaku pembunuh sudah datang.

Pada Jumat, 26 November 2021, pada tahlilan keluarga Yosep, sejak meninggalnya Tuti Suharini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) karena pembunuhan, membuat sangat kesedihan bagi Yoris selaku anak dan kakak korban.

Tampak dengan wajah sangat sedih, usai tahlilan 10 hari, Yoris mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat kehilangan ibu dan adiknya itu. “Asa gimana gituh,” ujar Yoris.

Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang merupakan ibu dan anak, tewas karena pembunuhan pada rumah mereka di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang, 18 Agustus 2021.

Pada 26 November 2021, pihak keluarga korban mengadakan tahlilan ke-100 hari, yang sebenarnya terundur karena Yosep, Yoris, Danu, dan Yanti (istri Yoris) ditanyai lagi oleh polisi di Polda Jawa Barat, Kamis, 25 November 2021.

Usai tahlilan, Jumat, 26 November 2021 malam, dengan lirih, Yoris mengatakan, “Semoga pembunuhnya cepat terungkap dan ditangkap. Kami mendoakan semoga kepolisian diberi kelancaran mengungkap kasus ini”.

Gambaran itu muncul pada YouTube Haeru Kusumah, “HARAPAN Yoris & Keluarga 100 Hari ditinggal Ibu & Adik tercinta”, diunggah Sabtu, 27 November 2021.

Baca juga: Update Kasus Subang: Danu Diperiksa Lebih Lama dari Yoris, Ternyata karena Polisi Temukan ini di TKP

Sumber: pikiran-rakyat.com