BANDUNG, HETANEWS.com - Polda Jabar terus berupaya melanjutkan penyelidikan kasus Subang yang sebelumnya dilakukan jajaran Polres Subang. Penanganan kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, kini sudah melewati 100 hari.

Penyidik Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Jabar memeriksa sejumlah saksi kasus Subang, sejak Kamis (25/11/2021).

Mereka terus mencoba mengungkap siapa pelaku rajapati terhadapi Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23). Satu saksi yang diperiksa di antaranya Yosef.

Yosef merupakan suami dari Tuti yang juga ayah Amalia. Dalam pemeriksaan tersebut Yosef ditanya mengenai nasi goreng dan putung rokok yang ada di lokasi perampasan nyawa ibu dan anak di Subang ini.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan, saat pemeriksaan penyidik menunjukkan foto meja makan yang terdapat nasi goreng dan makanan lain.

"Terus ditanyakan ke Pak Yosef, Pak Yosef pernah enggak waktu berangkat tanggal 17 malam ke rumah Bu Mimin melihat nasi goreng ini? Dan Pak Yosef tidak melihat" ujar Rohman Hidayat, saat dihubungi, Jumat (26/11/2021).

Terkait putung rokok, kliennya mengaku ketika pergi ke rumah istri mudanya di rumah itu asbaknya masih kosong, tidak ada puntung rokok.

"Penyidik nanya soal asbak. Tapi Pak Yosef bilang kosong. Kan pada waktu itu nerima tamu, tapi tidak lama dan tidak sempat membuang rokok di asbak. Jadi, dia ingat betul bahwa asbak yang di ruang tamu itu kosong pada saat Yosef keluar rumah," katanya.

Baca juga: Tertangkap Oleh Kamera CCTV Warga, Apakah Mungkin Dia Salah Satu Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang?

Korban pembunuhan di Subang, Amalia Mustika Ratu dan Tuti Suhartini (istimewa)

Baca juga: Misteri 3 Perempuan dan 2 Laki-laki di TKP Kasus Subang, Siapa dan Apa yang Dilakukan?

Dalam pemeriksaan lanjutan di Polda Jabar Yosef diperiksa selama delapan jam. Rohman Hidayat mengatakan, dalam pemeriksaan lanjutan oleh Polda Jabar itu, kliennya dilayangkan sebanyak 39 pertanyaan oleh pihak penyidik.

Dari pemeriksaan itu juga, kliennya dipertanyakan perihal makanan yang berada TKP sebelum keduanya ditemukan tewas secara mengenaskan itu.

"Tiga puluh sembilan pertanyaan untuk Pak Yosef, salah satunya yaitu terkait dengan adanya nasi goreng di rumah yang bawahnya terdapat alumunium foil, dan Pak Yosef tidak mengetahui hal itu, karena sebelum berangkat ke Bu Mimin tidak ada makanan apa-apa," ucap Rohman saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (26/11/2021).

Selain Yosef, Muhammad Ramdanu alias Danu sepupu korban dan Yoris anak pertama Yosef juga turut diperiksa di Polda Jabar kemarin. Pemeriksaan Danu berlangsung hampir 12 jam, dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan baru selesai sekitar pukul 23.00 WIB. 

Sebelumnya, warga Kabupaten Subang digegerkan dengan temuan jasad ibu dan anak bersimbah darah di dalam bagasi mobil. Identitas keduanya diketahui merupakan Tuti (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23).

Dua jasad ibu dan anak itu ditemukan di bagasi mobil jenis Alphard di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang pada Rabu 18 Agustus 2021.

Polisi memastikan mereka merupakan korban pembunuhan. Hingga saat ini, polisi belum dapat mengungkap siapa pelaku dari perampasan nyawa ibu dan anak tersebut.

Sejumlah saksi sudah diperiksa. Bahkan, jenazah kedua korban pun sempat dilakukan autopsi ulang.  Saat ini, kasus tersebut pun sudah diambil alih Polda Jabar.

Baca juga: Pengacara Danu Kasus Subang, Penyidik Polda Jabar Kini Sudah Punya Gambaran Utuh Tersangkanya

Sumber: tribunnews.com