Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini memberikan penghargaan kepada Jawa Tengah sebagai Provinsi terbaik dalam pelayanan investasi tahun 2021.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Joko Widodo kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Rakornas Investasi 2021 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (24/11/2021) kemarin. 

Jawa Tengah sendiri berhasil mengalahkan Jawa Barat dan Sumatera Barat yang menduduki peringkat kedua dan ketiga. 

Melalui akun instagramnya, Ganjar Pranowo mengaku bangga dengan pencapaian prestasi tersebut. Pasalnya kerja keras dan reformasi di tubuh birokrasi tidak sia-sia. 

"Alhamdulillah Jawa Tengah jadi Provinsi dengan pelayanan investasi terbaik tahun ini. Terima kasih untuk seluruh teman2 ASN dan saudara2ku warga Jawa Tengah, penghargaan ini untuk panjenengan," kata Ganjar melalui akun @ganjar_pranowo.

Rupanya prestasi luar biasa yang diraih Provinsi Jawa Tengah itu tak membuat sebagian netizen di media sosial terkesan. Lantaran kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di daerah Jawa Tengah tahun 2022 masih rendah. 

Hal itu menyusul kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 yang ditetapkan Ganjar hanya mengalami kenaikan sebesar 0,78 persen dari tahun sebelumnya. 

Tak ayal, tak sedikit dari netizen yang menyentil penghargaan tersebut. Sebab kemudahan pemberian layanan investasi Jawa Tengah kepada para investor belum berdampak kepada kesejahteraan para buruh. 

"Tapi jateng kenaikan upahnya terendah lho pak," ujar akun @darman65**.

"Kulo kinten penghargaan provinsi kenaikan UMK terendah di Indonesia pak," celetuk akun @ydhii**.

"Bapaakkk UMK Brebes kapan naiknya loh," ungkap akun @rfpilaaa**.

"Pak @ganjarpranowo, mosok umr kudus naik 0,09% niat tah mboten pak alungan mboten usah naik ke pak.. ngenes dadi buroh, dungake aku dadi mentri pak..tak babate kabeh," sahut akun @holdDo**.

"Semoga semakin banyak lowongan kerjaan di Jawa Tengah.. Dan warga ne ora akeh do nganggur," timpal akun @in_jii**.

Sumber: suara.com