TEBING TINGGI, Hetanews.com - Diawali ingin membersihkan lalang yang mengering, seorang penjaga gudang bernama Syahril Damanik (53), warga lingkungan I, kelurahan Lubuk Baru, kecamatan Padang Hulu, kota Tebing Tinggi saat dikonfirmasi wartawan mengakui semua kejadian pada Rabu (24/11/21).

"Saya bekerja di gudang bekas sawit baru 17 hari. Saya dipekerjakan seseorang yang mengakui nama Aguan. Sekitar jam 14.00 wib, saya membakar ilalang yang mengering. Namun dengan kencangnya agin berhembus, mengakibatkan menyambar lalang disekitarnya", terang Syahril.

Lanjutnya, saya berusaha memadamkannya, namun api telah menyambar ban bekas disekitar itu. Kemudian membesar dan membakar semua ban bekas.

"Membesarnya api, diakibatkan lokasi gudang tidak lagi tempat penyimpanan sawit. Hanya tempat sampah tandan sawit yang telah mengering dan tempat penyimpanan ban bekas yang tidak berguna lagi. Akibatnya api cepat menyambar dan membesar", jelas Syahril.

Sementara Kabid Kebakaran Hersan mengatakan, adanya informasi kebakaran di kawasan jalan AMD, lingkungan I, kelurahan Lubuk Baru, kecamatan Padang Hulu, kota Tebing Tinggi, pihaknya langsung mengerahkan 5 unit truck pemadam kebakaran dibantu 1 unit truk pengangkut air langsung menuju lokasi.

"Informasi yang kami terima dari warga masyarakat, langsung mengerahkan truck pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Sampai hari kami telah menghabiskan air sebanyak 10 liter air. Hingga akhirnya dapat meminalisir api. Yang menjadi pihaknya cepat bekerja, dikarenakan lokasi kebakaran jauh dari pemukiman", ungkap Hersan.

"Jadi tinggal pendinginan aja di lokasi kebakaran. Untuk itu, kami berharap pada semua lapisan agar lebih berhati" untuk membakar sesuatu", harap Hersan.