Siantar, Hetanews.com - Surya Erlombang Andhika Putra als Dedi (42) dijatuhi hukuman 11 tahun penjara denda Rp.10 Milyar subsider 6 bulan penjara. Warga jalan Tambun Barat Kelurahan Tanjung Tongah Kecamatan Siantar Martoba itu dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 (2) UU RI No.35/2009 tentang peredaran narkotika.

Putusan tersebut dibacakan ketua majelis hakim Rahmat Hasibuan SH dalam persidangan terbuka untuk umum, Selasa (23/11) yang digelar secara virtual. 

Sebelumnya, terdakwa dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa Ester Lauren Harianja SH dengan denda yang sama dengan putusan hakim. Dalam persidangan, terdakwa didampingi pengacara Erwin Purba SH MH dari Posbakum.

Berdasarkan fakta persidangan menurut jaksa, terdakwa ditangkap di rumahnya oleh Satres Narkoba Polres Siantar From P Siahaan dkk yang telah mendapatkan informasi. 

Penggerebekan di rumah terdakwa pada Selasa, 6 Juli 2021 menyita barang bukti 7 paket sabu dari dalam plastik putih, 1 buah timbangan digital dari dalam rak di gudang rumahnya juga hape Nokia serta uang dari saku celana bagian depan sebelah kanan Rp.330.000.-

Setelah diinterogasi petugas, terdakwa Surya alis Dedi mengakui menerima sabu dari Roni pada Sabtu, 3 Juli 2021 di rumahnya. Sabu akan dijual terdakwa untuk mendapatkan upah dari Roni Rp.500 ribu/5 gram sabu. Uang yang disita Rp.330.000. dari terdakwa adalah sisa upah menjual sabu yang sebahagian sudah habis digunakan.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui pengacaranya menyatakan pikir-pikir. Demikian juga dengan JPU masih menyatakan hal yang sama.