Jakarta,Hetanews.com - Komisaris Utama PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta pihak kepolisian untuk mengusut insiden kebakaran di area kilang Cilacap Jawa Tengah.

Pasalnya insiden kebakaran kilang Cilacap ini diduga karena ada unsur kesengajaan.

"Soal pengusutan biar Polri saja yang mengusut," kata Ahok saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (15/11/2021).

Ahok menegaskan, pihaknya bersama dengan Dewan Komisaris sebetulnya sudah meminta jajaran manajemen Pertamina untuk memitigasi bencana setiap ancaman yang terjadi dari setiap area operasional Pertamina sejak awal tahun ini.

"Sudah sejak awal tahun," kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok meminta masalah ini ditanyakan kepada Direktur PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Djoko Priyono.

Asal tahu saja, tangki 36T102 di area Kilang Cilacap terbakar sekitar pukul 19.15 WIB pada Sabtu petang. Penyebab kebakaran sementara belum diketahui. Namun saat insiden terjadi, area kilang diguyur hujan lebat disertai petir.

Pada saat kebakaran, tim di lapangan melaporkan bahwa tangki 36T102 berisi Pertalite. Tangki memiliki volume 31 ribu hingga maksimal 39 ribu dengan level 15,9-20 meter.

Berdasarkan laporan yang sama, petugas melakukan penyekatan api di sekitar tangki dan defensive fire fighting dengan truk pemadam kebakaran dan hydrant.

Petugas telah menyiapkan offensive fire fighting dan melakukan pendinginan terhadap tangki sekitarnya dengan menyalakan water sprinkle.

Kebakaran tangki di Kilang Cilacap bukan kali ini terjadi. https://smallpdf.com/pdf-converter

Pada Juni lalu, salah satu tangki yang berisi benzene milik PT Pertamina juga terbakar di sana.

Kilang Cilacap merupakan satu dari 6 kilang milik Pertamina dengan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari.

Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

sumber: suara.com