Inggris, hetanews.com - AC Milan dan Inter Milan bermain imbang 1-1 pada pekan ke-12 Liga Italia, Senin (8/11) dini hari WIB. Kiper Rossoneri, Ciprian Tatarusanu bisa dibilang menjadi bintang pada laga bertajuk Derbi Milan itu.

Kiper asal Rumania ini berhasil menyelamatkan sepakan dari titik putih yang dilakukan Lautaro Martinez di menit ke-27. Tentunya, hal itu terbukti menentukan dalam hasil akhir pertandingan.

Kendati demikian, Tatarusanu sempat gagal menghalau penalti eks rekan satu timnya, yakni Hakan Calhanoglu di menit ke-11 yang menjadi gol pembuka di laga tersebut.

Diwartakan Football Italia, penyelamatan penalti yang dilakukan Tatarusanu adalah yang pertama yang dilakukannya di Liga Italia. Kiper berusia 35 tahun ini mengaku bahwa kunci keberhasilannya adalah karena dirinya sudah mempelajari penalti dari penyerang asal Argentina tersebut.

“Saya mempelajari Lautaro dengan hati-hati dengan staf, karena dia adalah pengambil penalti pilihan pertama. Adapun Calhanoglu, saya sudah mengenalnya dengan baik, masalahnya dia juga mengenal saya!” ucap Tatarusanu kepada DAZN.

Penyelamatan penalti yang dilakukan Tatarusanu juga dirayakan oleh kiper nomor satu Milan yang tengah dibekap cedera, yakni Mike Maignan yang menonton pertandingan dari tribune. Tatarusanu pun mengungkapkan pandangannya mengapa kiper asal Prancis itu begitu gembira.

“Saya melakukan semua yang saya bisa untuk terus seperti ini. Maignan merayakannya karena dia tahu apa artinya bagi penjaga gawang untuk menyelamatkan penalti. Kami bergaul dengan sangat baik, sejak dia tiba di Milan, saya mencoba membantunya beradaptasi, terutama karena saya berbicara bahasa Prancis,” ungkap Tatarusanu.

“Dia memiliki awal yang bagus untuk musim ini, kemudian cedera, saya selalu berlatih keras untuk siap ketika klub membutuhkan saya dan saatnya tiba,” tandasnya.

Bagi Tatarusanu, laga melawan Inter adalah penampilannya yang ketujuh musim ini di berbagai ajang. Menurut Transfermarkt, selama diturunkan, ia hanya mengemas satu clean sheet.

Terlepas itu, hasil imbang ini membuat AC Milan meneruskan tren positif, yakni tidak menderita satu pun kekalahan dalam 12 pekan Liga Italia. Tim besutan Stefano Pioli kini bertengger di urutan kedua dengan koleksi 32 poin dan hanya kalah selisih gol dari Napoli di puncak.

sumber: kumparan.com