SIANTAR, HETANEWS.com - Pelantikan Wakil Walikota Terpilih Kota Siantar, dr Susanti Dewayani masih menunggu keputusan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Demikian disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan, Tito Nica Zendrato, Jum'at (29/10/2021).

"Masih menunggu petunjuk dari Kemendagri. Biasanya dikabari dari Provinsi dan Kemendagri terkait jadwal pelantikan," kata Tito dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Penjadwalan pelantikan ini setelah DPRD Kota Siantar menggelar rapat paripurna, pengusulan pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota pada Selasa (5/10/2021).

Adapun hasil keputusan tersebut dituangkan dalam surat yang ditujukan ke Gubernur Sumut dan Mendagri.

"Ini pengusulan menjelang berakhirnya masa jabatan, bukan memberhentikan Walikota. Kalau kami hanya mengusulkan, masalah pemberhentian dan pelantikan itu ke pemerintah pusat, Gubernur dan Mendagri. Belum tentu langsung diberhentikan, itukan butuh proses panjang," kata Wakil Ketua DPRD Kota Siantar Ronald Tampubolon.

Sementara kompensasi yang selayaknya didapatkan Walikota jika diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir pada Februari 2022 mendatang, Plt Kepala Badan Keuangan Daerah, Masni mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya aturan tersebut.

"Kompensasi itu belum ada aturannya. Dari Kementrian Keuangan juga belum ada perintah untuk itu," ucap Masni diwawancara melalui telepon, Jum'at (29/10/2021).