HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Adik Kembar Dipaksa Layani Nafsu Bejad Ayah, Kakak Terlepas dari Sekapan, Mama Mengetahui

Juli Ardiansyah.

Siantar, hetanews.com- Pelaku cabul, yang sudah tiga tahun menjadikan Anak Kandungnya menjadi pelampiasan nafsu bejatnya, dengan alasan atas pengaruh bisiskan ilmu hitam, yang dianutnya selama 16 tahun dipelajarinya dari seorang bapak tua bernama Opung Barus, yang dikenalnya sejak tersangka tinggal di Medan, Sumatera Utara.

Namun sayang, sang Opung yang diakui tersangka adalah guru yang mewarisi ilmu hitam tersebut sudah meninggal dunia, satu tahun lalu. Juli Ardiansyah menuturkan, bahwa saat ia mempelajari ilmu aliran hitam dan ilmu kanuragan dari sang guru, ia pun diwarisi sebilah keris ukuran kecil, sabuk pinggang (Isim) dan Batu Cincin warna Kuning. Dijelasnya, barang –barang tersebut diakuinya ditanam di belakang rumahnya, di bawah pohon jipang.

Ardiansyah mengakuinya bahwa dirinya memang telah melakukan pemaksaan terhadap salah seorang anak kandungnya yang kembar. Sang adik kembar yang bernasib buruk, sebut saja Bulan (15), hingga harus rela dirinya dijadikan pemuas nafsu birahi Ayah Kandungnya.

Sementara sang  kakak kembarnya, sebut saja Bintang (15), yang saat itu nyaris juga menjadi korban kebejatan Juli Ardiansyah bernasib mujur. Pada saat niat kotor sang ayah ingin diluapkan, sang kakak memilih berontak dan kabur dari sekapan seorang ayah biadab. Akhirnya, sang adek lah yang menjadi  budak seks ayah kandung selama 3 tahun.

Merasa sudah tidak tahan tertekan terus menerus, hingga akhirnya korban pun menceritakan pada salah seorang teman dekatnya di sekolah, anak dari salah seorang anggota polisi. Hingga Kisah  Aib itu pun berhasil terkuak, setelah salah seorang pria mencoba mencari kebenaran cerita dimaksud ke salah satu sekolah, dimana korban menimba ilmu pendidikan.  

 Sesuai petunjuk, salah seorang tenaga pengajar disekolah tersebut kemudian mencoba mengorek keterangan dari korban. Bulan pun akhirnya menceritakan bahwa dirinya selama lebih kurang tiga tahun dijadikan pemuas nafsu sang ayah kandungnya sendiri, dibawah Tekanan dan Intimidasi. Selain pergi dan pulang sekolah diantar jemput, juga tidak boleh berhubungan dan bergaul dengan orang lain.

Sedangkan mengenai perlakuan bejad ayah kandungnya, saat melakukan hubungan intim dengan dirinya, tidak memilah-milah waktu dan tempat, bahkan menurut pengakuan Bulan, pernah juga ayah memaksa korban untuk melakukan hubungan intim di dalam kamar, di ruang tengah rumahnya, dan juga di areal kebon sawit, di kawasan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun, saat tersangka menjemput korban pulang sekolah.

Benarkah sejumlah keluarga, kakak kembarnya, yakni Bintang pernah mempergoki Ayah Kandungnya sedang melampiaskan nafsu bejadnya pada Sang adik. Selain itu, Nenek dari Ayahnya sudah mengetahui perlakuan kotornya,  bahkan mama kandung korban pun mengetahuinya, namun tidak dapat berbuat apa-apa, serta membiarkan hal tersebut terjadi.

Juli Ardiansyah berhasil diringkus oleh sejumlah petugas Opsnal dari jajaran Sat Reskrim Polres Simalungun, yang berhasil menangkap tersangka di ruas jalan Gereja, tepatnya simpang SKI Kota Siantar pada pukul 17:45 Wib, Selasa (9/06)

Dihadapan polisi, tersangka mengakui perbuatan bejadnya itu. Kasat Res-krim Polres Simalungun AKP Tri Yatno Pamungkas SE didampingi Kanit PPA IPDA Sri Umyatun membenarkan adanya penangkapan tersebut itu, bahkan Kasat Res-krim menyebutkan, tersangka akan dijerat dengan pasal 81 ayat (I) dan atau pasal 82UU RI No35 Tahun 2014 perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara.       

Penulis: dicky. Editor: ebp.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!