Medan, hetanews.com - Sejumlah personel kepolisian di Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut) dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra.

Pencopotan jabatan beberapa personel polisi ini merupakan buntut dari kasus dugaan adanya aksi pencabulan yang dilakukan oleh dua orang penyidik Polsek Kutalimbaru terhadap istri seorang tersangka narkoba.

Kedua penyidik tersebut berinisial Bripka RHL dan Aiptu DR, diduga melakukan pencabulan kepada MU (19), yang merupakan istri tahanan narkoba berinisal SM.

Terkait hal ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra mengaku prihatin dan mengecam tindakan para oknum polisi tersebut.

"Ini tidak boleh dilakukan oleh seorang anggota Polri, dia harus menunjukkan tanggung jawabnya sebagai anggota Polri yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakat," ujar Panca pada Selasa (26/10).

  • Kapolsek dan Jajarannya Dicopot

Akibat dari kasus tersebut, tidak hanya dua oknum polisi yang diduga melakukan pencabulan yang ditindak, namun Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti dicopot dari jabatannya, bersama dengan jajarannya, yakni Kanit dan para penyidik lainnya.

"Tadi malam yang bersangkutan sudah dicopot termasuk kapolsek, kanit dan penyidiknya," kata Panca.

Panca mengatakan, saat ini sejumlah personel polisi tersebut telah dinonaktifkan dari jabatannya untuk menjalani proses pemeriksaan internal.

"Sekarang lagi dalam pemeriksaan Propam Polda Sumut," ujarnya.

Sementara itu, dalam unggahan akun Instagram @medantau.id pada Selasa (26/10), Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Kapolsek Kutalimbaru untuk meminta klarifikasi atas tindakan oknum anggotanya.

"Iya lagi diperiksa," kata Hadi kepada awak media pada Senin (25/10).

Namun, Hadi belum memerinci lebih jelas terkait pemeriksaan atas dugaan pencabulan itu dan masih dalam penyelidikan tim investigasi yang dibentuk Polda Sumut.

Kasus ini pun turut mencuri perhatian warganet. Warganet mengecam tindakan para oknum polisi tersebut dan meminta agar mereka diberi hukuman yang sesuai, tidak hanya dicopot dari jabatannya.

"Hanya di copot?" tulis akun @felix_sitanggang_.

"Oknum nya ada ditahan gak?" tulis akun @tomzhang1606.

"Hukumannya harus lebih dari yg biasa..," tulis akun @fransiskusrajagukguk.

sumber: merdeka.com