Simalungun, Hetanews.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) IBN Wismantanu langsung melakukan pemantauan pelaksanaan 1000 vaksinasi di Kejaksaan Negeri Simalungun, Rabu (27/10) di kantornya jalan Asahan Km 4,5.

Gebyar 1000 vaksinasi di Kejari Simalungun dalam rangka capaian target vaksinasi di Kabupaten Simalungun, yang baru mencapai 44 persen. Dibandingkan daerah lain di Sumut seperti Pakpak Barat dan Humbahas sudah mencapai sekitar 80 persen. Vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid yang diharapkan mampu memperbaiki aspek di segala bidang.

Sekolah tatap muka bisa digelar, perekonomian dapat berjalan dengan baik, interaksi sosial dapat berlanjut. Harapannya capaian target vaksin bisa terlaksana dan kita bisa kembali normal,kata Wismantanu.

Kajatisu juga menghimbau agar warga tetap Prokes meski sudah di vaksin. Vaksin meningkatkan imun tubuh (herd immunity) agar kebal terhadap virus. Masyarakat jangan takut di vaksin karena demi memutus mata rantai penyebaran Covid.

Sementara itu dr Lidya Saragih menjelaskan jika vaksin yang diberikan pada hari ini adalah jenis pfizer, melindungi diri dati Covid 19. Vaksin yang diberikan kepada masyarakat umum dari mulai mahasiswa hingga orangtua.

Kajari Simalungun Bobbi Sandri melalui Kasubagbin Bilin Santoriko Siinaga SH menjelaskan jika gebyar 1000 vaksin yang dilaksanakan Kejari Simalungun dalam fangka mendukung program pemerintah mensukseskan vaksinasi nasional. 

Setidaknya, panitia pelaksana kegiatan sudah membagi 1000 kupon kepada masyarakat yang akan divaksin untuk dosis pertama. Vaksin kedua akan dilaksanakan di tempat yang sama Kantor Kejari Simalungun pada, 17 Nopember 2021.

Kajatisu IBN Wismantanu bersama Bupati Pantau langsung kegiatan 1000 vaksinasi di Kejari Simalungun. (Foto/ay)