SIMALUNGUN, hetanews.com - Bisnis menggiurkan dari parengkol atau penipuan via telepon seluler dari dalam Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Siantar ternyata dikuasi oleh salah seorang oknum napi berinisial IWT atau sering disebut Iwan, napi tersebut disebut-sebut merupakan bos besar dari praktik kejahatan tersebut,

Berdasarkan informasi yang didapat oleh, Selasa (26/10/2021) IWT yang berada di balai kamar cengkeh 6 ini mendapatkan fee hasil kerja sebesar 30 persen dari setiap hasil kerja praktik parengkol atau penipuan, sebab dalam bisnis tersebut IWT memiliki banyak rekening Bank, yang ia pinjamkan kepada anggotanya dalam menjalankan aksinya, Informasi yang diterima juga, IWT merupakan sosok yang royal kepada pegawai Lapas terkhusus kepada pegawai wanita di blok anggrek dimana merupakan tempat napi wanita

Tentu hal ini merupakan masalah serius yang harus segera ditangani oleh Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham), karena akibat dari perbuatan tersebut tak jarang masyarakat mengalami kerugian yang bahkan mencapai angka yang fantastis, bahkan sering terjadi penipuan yang mengatas namakan orang tertentu, sehingga menjadi momok bagi masyarakat.

Sehingga masyarakat mengharapkan agar kemenkumham, melalui Kanwil Sumut menerunkan teamnya guna menginvestigasi kebenaran informasi tersebut.