SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Selamat Armansyah alias Mamat (39) warga Huta III Nagori Bah Gunung Kecamatan Bandar Huluan, dituntut 6,6 tahun denda Rp 800 Juta subsider 6 bulan penjara. Ia terbukti membeli 1/2 gram sabu seharga Rp.500 ribu dari seorang pria bernam Kocan (DPO).

Tuntutan jaksa Dedy Chandra Sihombing dibacakan dalam persidangan, Senin (25/10/2021) di Pengadilan Negeri Simalungun. Mamat dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Terdakwa ditangkap pada Rabu 5 Mei 2021 di salah satu warung di Huta IV Nagori Bah Gunung Kecamatan Bandar Huluan. Barang bukti yang disita 4 paket sabu seberat 0,67 gram dan 1 bungkus ganja seberat 2,67 gram.

Ganja tersebut diakui dibeli dari Jack (DPO) seharga Rp 50 ribu. Mamat menerima sabu dan ganja di lokasi yang sama Simpang Mangga Kecamatan Bandar Huluan. Diakui Mamat jika berhasil menjual sabu akan mendapat keuntungan Rp 200 ribu.

Sabu yang dibeli 500 ribu dipecah menjadi 7 paket dan dijual dengan harga Rp100 ribu per paket. Namun baru laku terjual 3 paket saat ditangkap. Sedangkan ganja diakui hanya untuk dikonsumsi sendiri.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Karena menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin hakim Mince Ginting SH ditunda hingga Selasa 26 Oktober 2021.