Medan, hetanews.com - Baru-baru ini, viral di media sosial, video seekor harimau Sumatra memasuki pemukiman penduduk. Diketahui, peristiwa itu terjadi di Aceh.

Momen tersebut berhasil direkam oleh sejumlah warga, seperti yang diunggah di akun Instagram @sumut.terkini pada Rabu (21/10).

Video itu pun curi perhatian warganet, lantaran warga yang berada di lokasi justru dengan sengaja merekam momen tersebut dari jarak dekat. "Itu. Nampak kan?" ujar salah seorang warga dalam video.

Harimau tersebut kemudian jalan dan masuk ke area perkebunan. Beruntungnya, harimau tersebut tidak menyerang warga.

Meski begitu, aksi warga yang nekat merekam harimau tersebut dari jarak dekat membuat warganet ngeri. Dalam video itu, seekor harimau Sumatra tertangkap sedang berjalan di sebuah jalanan perkebunan. Saat itu ada sejumlah warga yang berada di lokasi.

Melihat kehadiran harimau tersebut, para warga itu justru ramai-ramai merekam momen tersebut. Parahnya, mereka merekam dari jarak yang dekat. Salah seorang warga terlihat maju mendekat ke harimau tersebut sambil membawa parang. Sementara warga yang lain tidak beranjak dari tempat.

Harimau tersebut kemudian pergi masuk ke area perkebunan. Warga terlihat mengikuti harimau tersebut, kemudian membiarkannya.

Beruntungnya, harimau tersebut tidak menyerang warga meski dalam jarak yang sangat dekat.

Menurut keterangan di unggahan itu, warga telah melaporkan kemunculan harimau di perkebunan tersebut ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto pun mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di area perkebunan warga di Desa Simpang, Bakongan Timur, Aceh Selatan.

Saat itu warga sedang memanen sawit lalu melihat kemunculan harimau di sekitar lokasi tersebut. Menurut Agus, warga datang dan mendekat ke harimau tersebut untuk melakukan pengusiran.

Pihak BKSDA Aceh pun telah terjun ke lokasi untuk mengingatkan agar warga tak melakukan tindakan yang membahayakan nyawa mereka dan harimau tersebut. Serta telah dipasang camera trap di beberapa lokasi untuk memantau pergerakan harimau itu.

sumber: merdeka.com