SIMALUNGUN, Hetanews.com - Parulian Sembiring alias Lian (35) warga Huta III Nagori Karang Bangun Kecamatan Siantar, terbukti belanja sabu seharga Rp 3 juta untuk dijual. Terdakwa dihukum 8 tahun denda Rp 1,2 miliar subsider 6 bulan penjara di sidang online Pengadilan Negeri Simalungun, kemarin.

Sebelumnya, jaksa Melnita SH menuntut terdakwa selama 8 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Menurut majelis hakim diketuai Mince Ginting SH, sesuai fakta yang terungkap dalam persidangan jika Lian ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun Donal Tobing, Efraim Purba dan Alfredo Tampubolon pada Rabu 16 Mei 2021 pukul 14.00 Wib di samping rumah terdakwa di Karang Bangun Simalungun.

Dari sebuah tas sandang milik terdakwa polisi menemukan 21 plastik klip berisi sabu, dua buah mancis, sebuah timbangan digital dan sebuah pipet. Pengakuan terdakwa kepada petugas, sabu tersebut ia peroleh dengan cara membeli seharga Rp 3 juta dari Petal (DPO) pada Sabtu 12 Juni 2021 pukul 13.00 Wib di belakang warung pinggir Jalan Pamela Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai.

Kemudian terdakwa membagi sabu menjadi 21 plastik klip dan memasukkannya ke dalam tas sandang milik terdakwa untuk dijual. Ketika hendak mencari pembeli, ia ditangkap polisi dan bersama barang bukti sabu, terdakwa diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankannya karena bersikap sopan. 

Atas vonis majelis hakim tersebut terdakwa didampingi pengacara Bismar Siahaan dari Posbakum Pengadilan Negeri Simalungun masih menyatakan pikir-pikir.