Hetanews.com - Akun TikTok @notyourt1pe memposting video soal knalpot racing yang disita polisi ada marketplace. Postingan tersebut kemudian viral.

"Ditilang tanggal 14 Oktober 2021. Terus saya ambil di tanggal 19 Oktober 2021, dengan catatan knalpot ditahan. Knalpot katanya bakal dihancuri terus dibangun tugu knalpot," tulis dalam video.

"Pas tanggal 20 Oktober 2021 ngecek marketplace FB, knalpotnya dijual di marketplace FB," tulisnya.

Dilihat Kamis (21/10/2021), postingan itu telah dihapus dari akun TikTok tersebut. Namun demikian, video tersebut telah beredar di kalangan wartawan.

Sebelumnya, video yang menunjukkan pengendara motor mengaku heran karena knalpot racing diduga mirip miliknya yang disita polisi ada marketplace, viral.

Dilihat Rabu (20/10/2021), terlihat seorang pria ditilang oleh polisi karena diduga melakukan pelanggaran. Tampak pula motor berwarna merah berada di Pos Lantas Lapangan Merdeka Medan.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengaku, tidak mungkin knalpot yang ditahan hasil razia dijual petugas.

"Semua knalpot brong hasil tangkapan diletakkan di jaring besi yang di pohon itu. Gak mungkin petugas menjualnya kembali, knalpot yang dilepas diberi label," katanya kepada SuaraSumut.id.

Sonny mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan terhadap knalpot sitaan hasil razia seperti dalam video tersebut.

"Hasil pengecekan baur tilang dan tinjau ke kerangkeng penampungan barang bukti sitaan. Barang bukti itu masih ada dalam kerangkeng pohon depan Pos Lantas hingga saat ini," katanya.

Sony mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terhadap pemotor yang memposting video tersebut.

"Terhadap orang yang memposting video tersebut sedang dalam penyelidikan untuk mengetahui motif yang bersangkutan, memposting dan membuat narasi adanya penjualan knalpot tersebut," tukasnya.

Sumber: suara.com