MEDAN, HETANEWS.com - Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Nelly Fitriani menyebutkan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di rumah sakit daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan

“Pada awal bulan Oktober ini, BOR ICU mencapai 11,78 persen. Namun, saat ini turun menjadi 4,26 persen. Penurunan terjadi sejak sekitar dua minggu terakhir,” ungkap Nelly, Selasa (19/10/21).

Dijelaskan Nelly, Penurunan ini juga terjadi pada BOR Isolasi Covid-19 Sumut. Sebelumnya pada awal bulan ini mencapai 6,13 persen, kini turun menjadi 2,53 persen.

“Begitu juga untuk BOR Isolasi Covid-19 Medan, saat ini di angka 3,47 persen dari sebelumnya 8,05 persen dan BOR ICU 5,24 persen dari 15,3 persen,” sebutnya.

Lebih lanjut Nelly mengatakan, berdasarkan peta risiko BOR Covid-19 rumah sakit di Sumut, kini kondisinya sudah ‘hijau’ (dipantau).

“Berdasarkan rumah sakit yang melaporkan data secara online, rata-rata sudah hijau semua,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data kondisi tempat tidur Covid-19 tersedia dan terpakai di rumah sakit rujukan/non rujukan Covid-19 per 18 Oktober 2021, di RSUP H Adam Malik, tempat tidur ICU Covid-19 hanya terpakai 4 dari 62 yang tersedia.

Sedangkan tempat tidur isolasi Covid-19 hanya terpakai 11 dari 216 tersedia. Tak jauh beda di RSUD dr Pirngadi Medan, tempat tidur ICU dan Isolasi Covid-19 hanya terpakai 2 dari 80 yang tersedia.

Untuk itu, ia mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk tetap mematahui protokol kesehatan seperti tetap pakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan, jaga jarak dan mengurangi mobilitas. Kemudian bagi masyarakat yang belum mengikuti vaksin Covid-19 segera melakukannya.

“Guna memutus penyebaran Covid-19 dan membentuk herd immunity,” Pungkasnya.

Sumber: medanheadlines.com