SIMALUNGUN, Hetanews - Terdakwa Agung Ardiansyah (34) warga Huta VI Pematang Kerasaan Rejo Kecamatan Bandar divonis 3,6 tahun penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Agung terbukti menggunakan sabu sabu.

 Vonis yang dibacakan ketua majelis hakim Vera Yetti Magdalena SH MH disidang PN Simalungun, Senin (18/10) konform (sama) dengan tuntutan jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH. Agung dinyatakan terbukti mengkonsumsi sabu sabu, melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Menurut hakim, berdasarkan fakta hukum yang terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap polisi pada Senin 17 Mei 2021 pukul 17.00 Wib di dalam rumah terdakwa. Saksi Aswin Manurung dkk menemukan satu paket sabu di atas loudspeaker di dalam kamar terdakwa dan alat hisap (bong) , satu kaca pirex, 1 mancis dan tiga pipet plastik.

Penangkapan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Simalungun berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat. Pengakuan terdakwa di persidangan, sabu yang dipakainya baru saja ia beli dari Aseng (DPO) seharga Rp 100 ribu di pinggir jalan Simpang Dosin Marihat Bandar Simalungun.

Hal yang memberatkan terdakwa kata hakim karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

 Atas putusan tersebut, terdakwa didampingi pengacara Bismar Siahaan SH dari Posbakum PN Simalungun menyatakan menerima, demikian juga dengan jaksa.