SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Polres Simalungun mendadak menggelar tes urine pasca satu anggota kepolisian Polres Simalungun Brigadir ETPS ditangkap atas kasus dugaan narkotika. 

Pelaksanaan tes urine dilakukan setelah apel pagi di halaman Asrama Polisi [Aspol], Jumat (15/10/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolres Simalungun Akbp Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangan tertulis menyatakan, pelaksanaan tes urine merupakan komitmen Polres Simalungun dalam memerangi peredaran Narkotika.

Nicholas menjelaskan, narkotika adalah ancaman nyata yang menimpa siapa saja termasuk anggota Kepolisian. 

Oleh sebab itu, kata dia, diperlukan ketegasan dan pengawasan yang ketat serta melibatkan semua sumberdaya yang ada.

Diberitakan, anggota Polres Simalungun Brigadir ETPS ditangkap Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Siantar atas kasus dugaan narkotika pada Kamis (14/10/2021) sekira Pukul 01.30 Wib. 

Informasi diperoleh, ETSP diamankan dari Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar.

Sejauh ini kepolisian dari Polisi resor [Polres] Siantar belum memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi hingga barang bukti yang disita dari hasil  penangkapan tersebut.

Sementara, Kepala seksi Propam Polres Simalungun, Iptu Alwan, membenarkan bahwa ETPS ditangkap karena kasus narkotika jenis sabu sabu.

"Betul, kami sudah memgetahuinya. Masih ditangani Polres Siantar. Kasus masih dikembangkan," ucapnya.