SERGAI, hetanews.com - Tokoh Masyarakat Sergai yang juga Pangeran  Kerajaan Bedagai Tengku Achmad Syafei sangat mendukung pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk merelokasi Pekan Lelo ke lahan yang sudah di sediakan oleh Pemkab Sergai di Desa Sei Rampah. Sebagai bentuk dukungannya Tengku Achmad Syafei yang akrap disapa Ayah ini sudah mengosongkan lahannya yang dijadikan lapak oleh pedagang pekan  Lelo di Dusun X,  Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, kab.Sergai.

Tengku Achmad Syafei (78) kepada media mengatakan, jika lahan keluarganya tersebut telah digunakan pedagang sejak Tahun 2003.

" lahan milik orang tua kami sejak tahun 2003 sudah di gunakan pedagang pekan  lelo untuk berjualan. Hingga sampai tahun 2021 hampir 120 pedagang berjualan di lahan kami".ungkap Tengku Achmad. Kamis (14/10/2021) . 

Tengku Achmad juga mengatakan sebagai bentuk dukungannya dalam program pemerintah tersebut, dirinya juga turut mensosialisasikan kepada pedagang agar turut direlokasi oleh pemerintah ketempat yang baru.

"Lahan saya yang di pakai untuk jualan para pedagang sudah saya kosongkan juga saya mengajak untuk relokasi, saya juga meminta kepada pedagang lainnya untuk relokasi . kepada pedagang untuk jangan takut dagangannya tidak laku jika direlokasi , Para pembeli pasti akan datang ke lokasi itu pedagang jangan takut, pemerintah pasti tidak akan merugikan rakyatnya, sedangkan saya saja sudah mengosongkan lahan saya,"katanya

"Dan sebelum perintah untuk mengosongkan dari pihak Pemkab Sergai saya juga sudah melakukan rapat mediasi hingga berulang kali. Jadi kita berharap pedagang dan pemilik tanah lainnya untuk mengikuti aturan pemerintah, mengingat Pemkab Sergai saat ini sedang konsen membenahi ibu kota Sergai yakni Kecamatan Sei Rampah"l,anjut Tengku Achmad Syafei.

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab Sergai Karno Siregar mengatakan , Pemerintah Kab Sergai telah menyediakan lokasi yang cukup layak untuk pedagang yakni di Sei Rampah. Bahkan bisa menampung sekitar 300 pedagang begitu juga pedagang yang akan menggunakan kios maupun los masih tersedia.Sebagai meringankan pedagang yang direlokasi. Pemerintah Kabupaten Sergai bahkan menggeratiskan retribusi untuk pedagang di tahun 2021 sambil mendata kembali pedagang tersebut.

"Pekan lelo tersebut bukan dikelola oleh pemerintah, jadi kita berharap pedagang pekan lelo untuk pindah kelokasi yang sudah di siapkan, pemerintah juga tidak akan mensengsarakan pedagang, mengingat lokasi itu melanggar ketertiban umum. Dinas Perindag siap memfasilitasi pedagang tersebut untuk pindah agar bisa tertata dengan rapi". Jelas kadis.