SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sugiantho Panggabean (47) warga Sipoldas Kecamatan Panei Simalungun dituntut 10 bulan penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani.  

Tuntutan jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH dibacakan dalam persidangan terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Simalungun yang digelar secara online, Kamis (14/10). Terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 303 (1) KUHP.

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap dari warung Mison Sinaga di Nagori Sipoldas Kecamatan Panei Simalungun pada Rabu, 4 Agustus 2021 sekira pukul 15.30 wib. Saksi Yudi Dharma, Chandra Kirana Sihotang dan Jefri Girsang dari Polres Simalungun melakukan penangkapan berdasarkan informasi yang diterima.

Saat ditangkap, terdakwa sedang sibuk mengutak-atik handphone Nokia hitam miliknya. Ternyata hape terdakwa berisi pesan masuk berupa angka tebakan. Selain hape, petugas juga menyita uang hasil penjualan judi jenis togel senilai Rp. 88 ribu.

Terdakwa mengakui jenis permainan judi togel yang dilakukannya bersifat untung untungan. Pembeli/pemesan bisa langsung mendatangi terdakwa atau melalui pesan SMS. Hasil penjualan togel direkap dan diserahkan kepada bandarnya Takur Purba (DPO).

Petugas melakukan pengembangan, mencari Takur Purba tapi tidak berhasil. Sugiantho mengaku mendapatkan upah 25 persen dari hasil penjualan yang digunakan untuk menambah pendapatan terdakwa. Penjualan dimulai harga 1000 an dan kelipatannya diputar setiap hari.

Jika beruntung, untuk 2 angka akan mendapat hadiah Rp.60 ribu, 3 angka mendapat hadiah Rp 400 ribu dan 4 angka mendapat hadiah Rp 2 juta.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Persidangan dipimpin hakim Vera Yetti Magdalena SH dinyatakan ditunda hingga Selasa (19/10) mendatang, untuk pembacaan putusan.

Baca juga: huget Beredar Kabar Pelantikan Pejabat Hingga Kepsek Jelang Akhir Masa Jabatan