SIANTAR, HETANEWS.com -  Walikota Hefriansyah dikabarkan bakal melantik pejabat dan Kepsek SD dan SMP pekan depan. Namun Badan Kepegawaian Daerah [BKD] Siantar menepis kabar tersebut.

Kabar pelantikan menjelang akhir masa jabatan Walikota Hefriansyah diutarakan oleh Direktur Institute Law of Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, Kamis (14/10/2021).

Fawer menyebut informasi itu diperoleh oleh pihaknya dari sumber internal. Fawer menyatakan agenda pelantikan pejabat dan Kepsek itu sangat tidak etis.

Menurut Fawer, sesuai SE Mendagri No 820/6923/SJ, tanggal 23 Desember 2020, tentang larangan penggantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota, yang menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2020.

Kota Siantar, lanjut Fawer, merupakan salah satu daerah yang termasuk dalam ketentuan SE Mendagri, sebab termasuk salah satu daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020.

"Dalam surat edaran Mendagri itu tegas disebutkan larangan pergantian pejabat dalam rangka tertib administrasi penyelenggaraan  pemerintah daerah,hingga kepala.daerah baik provinsi, kabupaten dan kota terpilih hasil Pilkada serentak 2020, dilantik,” kata  Fawer.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Pemko Siantar, Heryanto Siddik menepis kabar yang menyebut Walikota Hefriansyah bakal melantik pejabat hingga kepsek dalam waktu dekat.

"Sampai sekarang belum ada izin pelantikan," kata Heryanto Siddik. [Penulis: Ricky]