MOJOKERTO - Peningkatan kualitas jalan lingkungan yang menghubungkan antara Desa Duyung dan Desa Kesiman Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menjadi salah satu sasaran fisik kegiatan TMMD Ke-112 Kodim 0815/Mojokerto TA. 2021.

Danramil 0815/17 Trawas Kodim 0815/Mojokerto Kapten Arh Suminto, mengungkapkan, dalam TMMD Ke-112 Kodim 0815/Mojokerto TA. 2021 di Desa Duyung ini,  terdapat sejumlah sasaran fisik, salah satunya pembangunan atau peningkatan kualitas jalan lingkungan yang menghubungkan Dusun Duyung Desa Duyung dan Dusun Kemlagi Desa Kesiman, Kecamatan Trawas.

“Pembangunan sasaran fisik program Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Mojokerto volume 810 meter x 2,5 meter ini, telah berhasil dirampungkan Satgas TMMD bersama warga dengan capaian 100 persen”, ungkapnya, Rabu (13/10/2021).

Ditambahkan Babinsa Desa Duyung Serma Supi’i, yang setiap hari turun dalam kegiatan TMMD dan berinteraksi langsung dengan warga, mengatakan, rampungnya jalan penghubung antar Desa Duyung dan Desa Kesiman direspon positif warga kedua desa yang terhubung.

“Tentunya warga sangat senang dan bersyukur dengan selesainya pembangunan jalan penghubung antar desa ini karena lebih memudahkan lalu lintas manusia, barang maupun jasa”, ujarnya.

Pada kesempatan lain, Safi'i (67) warga Dusun Duyung Desa Duyung, saat ditemui, mengatakan, dirinya sangat bersyukur sekaligus berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI dengan adanya pembangunan jalan lingkungan pada kegiatan TMMD yang dilaksanakan Kodim 0815/Mojokerto dan Pemda.

“Dulu, sebelum jalan penghubung dibangun, kalau kita ingin ke Desa Kesiman harus memutar dulu melewati Desa Tamiajeng, tapi setelah pengecoran jalan selesai, kita tidak perlu jauh-jauh memutar, karena bisa langsung menuju Dusun Kemlagi Desa Kesiman, sehingga tidak menguras waktu dan tenaga”, tuturnya.

Senada dengan Safi’i, salah satu warga Dusun Kemlagi Desa Kesiman, Yeti (52), juga mengungkapkan rasa senang dan syukurnya sekaligus terima kasih atas kerja keras Bapak Bapak TNI yang telah mengecor jalan penghubung antara Dusun Kemlagi Desa Kesiman dan Dusun Duyung Desa.

 “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bapak  TNI atas bantuan, sumbangsih yang selama ini diberikan kepada warga khususnya dalam pengecoran jalan lingkungan sehingga memudahkan masyarakat antar dusun di kedua desa yang bertetangga”, ungkapnya.

Ungkapan serupa juga disampaikan Mustakim (55), warga Desa Tamiajeng yang sehari-hari menjadi buruh tani yang menggarap sawah di sawah di Dusun Duyung, sangat senang dengan adanya pengecoran jalan lingkungan.

“Sekarang setelah jalan dicor, kalau ke sawah bisa lebih cepat. Saya kalau pulang dari sawah biasanya sambil membawa tebon/rumput untuk makanan ternak di rumah”, katanya seraya tersenyum.