SIANTAR,HETANEWS.com - Rumah adat Batak Toba terbagi atas dua bagian yaitu jabu parsakitan dan jabu bolon.

Berikut beberapa keunikan Rumah adat Batak Toba:

1. Sebutan dan Bentuk

Rumah adat Batak Toba ini kerap disebut dengan rumah bolon dengan ciri khas berbentuk seperti segi empat, panggung dan 18 tiang yang kokoh agar rumah tahan terhadap gempa.

Rumah adat ini terbuat dari kayu dan beratapkan ijuk, memiliki pondasi atau lantai dari papan yang kuat dan tangga rumah bolon ini berada di tengah badan rumah.

Pada bagian atap berbentuk lancip dan bagian depan sengaja dibuat lebih panjang.

Pada bagian bawah terdapat kolong biasanya untuk mereka yang mempunyai hewan peliharaan seperti babi dan kerbau.

Dan untuk atap nya memiliki arti sebagai kesucian, karena dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang berharga.

Faktanya, mereka juga membangun rumah ini tidak menggunakan paku satupun.

2. Ukiran. 

Di ambil dari berbagai sumber rumah Bolon ini memiliki bentuk ukiran yang diambil dari gorga Batak.

Ukiran ini dapat Anda ditemukan pada bagian luar dan dalam rumah. Berikut penjelasan mengenai Gorga: 

- Gorga berbentuk cicak: Cicak menggambarkan bahwa suku Batak dapat hidup dan beradaptasi di manapun mereka berada.

Walaupun suku Batak jauh dari tanah asalnya, mereka diharapkan tetap menjalin persaudaraan dengan sesama sukunya.

- Gorga berbentuk kerbau: Ukiran kerbau merupakan tanda terima kasih terhadap hewan tersebut. Kerbau dipercaya telah membantu kehidupan manusia.

- Gorga berbentuk ular: Hewan ular masih berhubungan dengan kepercayaan suku Batak. Rumah yang dimasuki ular dipercaya dapat mendatangkan keberkahan.

3. Bagian rumah.

Ruangan terbagi atas tiga bagian yaitu jabu bona atau ruangan belakang di sudut sebelah kanan, ruangan jabu soding yang berada di sudut sebelah kiri yang berhadapan dengan jabu bona,

ruangan jabu suhat yang berada di sudut kiri depan, ruangan tampar piring yang berada di sebelah jabu suhat, dan ruangan Jabu Tongatonga ni Jabu Bona Ruangan jabu bona dikhususkan bagi kepala keluarga rumah.

Ruangan jabu soding dikhususkan bagi anak perempuan pemilik ruma, tempat para istri tamu yang datang dan tempat diadakannya upacara adat.

Ruangan jabu suhat dikhususkan bagi anak lelaki tertua yang telah menikah.

4. Fungsi rumah

Dulunya rumah ini adalah tempat tinggal raja-raja, dan mereka tidak menjadikannya hanya sebagai rumah.

Mereka juga menjadikan nya sebagai tempat penyimpanan beras atau padi hasil panen mereka.

Penulis: Chelsea Ipo Sirait