SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Eduward Sipayung (33) warga Simpang Hinalang Kecamatan Purba dan Umaiyah alias Maya (37) warga Jalan Saran Padang Silimakuta masing masing dituntut 11 bukan penjara.

Sementara terdakwa Jimma Raya Sigalingging (44) warga jalan Girsang Saribudolok dituntut 8 bulan penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani.

Tuntutan jaksa Dedy Chandra Sihombing SH dibacakan dalam persidangan virtual terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (13/10/2021).

Para terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 303 (1) ke-1 KUH Pidana.

Sesuai fakta yang terungkap di persidangan, terdakwa Edward berperan sebagai pengawas dalam permainan judi tembak ikan tersebut.

Rekannya, Jimma Raya membeli coin dari terdakwa Maya. Sebagai pemain harus membeli coin agar mesin judi bisa digerakkan.

Jenis perjudian tersebut bersifat untung- untungan, jika pemain bisa menembak kena ikan maka akan mendapat hadiah atau koinnya bertambah. 

Tempat judi tersebut berlokasi di warung milik marga Barus di jalan Saran Padang Saribudolok, Kecamatan Sikimakuta.

Ketiga terdakwa ditangkap saksi Rinzan Edy Gabriel, Muhammad Dio dan Van Frest C.I Purba dari Dandenpom I/I Pematangsiantar.

Petugas Denpom sebelumnya telah mendapatkan informasi pada Minggu, 8 Agustus 2021 sekitar pukul 17.00 wib.

Sore itu, petugas langsung mengamankan para terdakwa dengan mesin judi tembak ikan dan uang Rp 2.474.000.

Atas tuntutan jaksa, para terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan, karena menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin hakim Vera Yetti Magdalena SH MH dinyatakan ditunda hingga Kamis (21/10) mendatang.

Persidangan dibantu panitera Ramli SH dinyatakan ditutup. 

Baca juga: Kontraktor Proyek Jalan Lingkar Abaikan Perintah Perbaikan