Sulawesi Utara, hetanews.com - Dengan kasus Covid-19 yang terus mengalami penurunan, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di beberapa daerah pun mulai dilaksanakan kembali.

Namun, baru-baru ini peristiwa miris terjadi saat kegiatan PTM tengah berlangsung.

Sejumlah foto beredar di media sosial, memperlihatkan seorang oknum guru pria melakukan aksi pelecehan kepada salah seorang siswanya saat pelaksanaan PTM.

Dalam unggahan akun Instagram @okesumut pada Selasa (12/10), diketahui aksi bejat itu dilakukan oleh oknum guru di SMA Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Aksi oknum guru itu ramai di media sosial, setelah sejumlah foto diunggah oleh banyak akun media sosial. Foto-foto itu diunggah disertai caption yang meminta agar aksi tersebut tidak terulang lagi.

Aksi oknum guru itu pun tuai kecaman dari warganet yang meminta pelaku dihukum dan dipecat dari profesi gurunya.

Berikut informasi selengkapnya.

  • Remas Payudara Siswanya

Setidaknya ada empat foto yang beredar di media sosial. Dalam foto-foto itu, terlihat seorang siswa sedang melakukan PTM di sekolah. Di sampingnya tampak sang oknum guru berdiri di sebelah siswa tersebut.

Dari foto itu terlihat jelas bahwa oknum guru tersebut melakukan tindakan pelecehan kepada siswanya, dengan sengaja mengarahkan tangannya ke dada siswa tersebut.

Menurut keterangan di unggahan itu, oknum guru yang memakai seragam keki dengan badge pendidikan Sulawesi Utara itu meremas payudara sang siswa yang saat itu tengah mengoperasikan komputer dan mengerjakan buku di sampingnya.

  • Warganet Minta Pelaku Dipecat

Tindakan oknum guru itu pun mendapatkan banyak reaksi dari warganet. Warganet ikut geram dan kesal melihat kelakuan oknum guru tersebut.

Warganet mengecam perbuatan oknum guru itu dan meminta agar pelaku dihukum setimpal. Bahkan, warganet meminta agar pelaku langsung dipecat dari profesinya sebagai guru.

"bukan masalah moral, itu masalah pelecehan seksual terhadap anak, harus di laporkan kalau perlu dipecat, kalau tidak bahaya bagi anak anak yg lain ny krn sudah menjadi predator," tulis akun @faksa_.

"Pecat no debat," tulis akun @reryreal08.

"Oknum guru ngak bermoral,udah pelecehan sexual,saya selaku orang tua mengutuk tindakan oknum guru harus di tindak tegas sesuai hukum," tulis akun @antoarianto721.

"PECAT!!" tulis akun @anandapupud.

"Kasih pembelajaran yang keras buat oknum guru tersebut, ,pecat saja," tulis akun @falssaid.

sumber: merdeka.com