Jakarta, hetanews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyampaikan rencana kegiatannya setelah masa tugasnya selesai Oktober 2022. Anies menyebut karena tak ada Pilkada DKI di 2022, dia akan fokus kerja hingga jabatannya selesai.

Anies sempat menyinggung bila ada Pilkada di 2022, di tahun keempat dan kelima akan sibuk kampanye.

Ucapan Anies saat workshop PAN ini ditafsirkan berbeda oleh politikus PDIP yang juga Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi. Dia menuding Anies membelokkan pandangan soal Pilkada digelar 2024, yang seolah untuk menjegalnya di 2022.

Terkait itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria menjelaskan bahwa setiap anggota partai memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.

“Jadi begini, setiap partai itu punya hak menyampaikan pendapatnya, mau partai PDIP sampai partai PPP itu hak, silakan menyampaikan masing-masing setiap pribadi-pribadi punya hak untuk menyampaikan pendapat termasuk Pak Anies punya hak menyampaikan pendapat,” ujar Riza kepada wartawan, Senin (11/10).

Menurut Riza, tidak ada yang salah dalam berpendapat di dalam aturan negara demokrasi.

“Saya kira tidak ada yang salah. Ini negara demokrasi yang harus kita junjung, kita jaga bersama mari kita saling menjaga membangun persatuan dan Kesatuan memastikan NKRI terjaga,” ungkapnya.

Untuk itu, Riza berpesan untuk tetap berpolitik dengan damai, sejuk, dan tetap perhatikan persatuan dan kesatuan bangsa. “Mari kita jaga iklim politik kita, sejuk demokrasi kita, berkembang baik kita,” tutup Riza.

sumber: kumparan.com