Simalungun, Hetanews.con - Ramos Fernando Simangunsong (34) warga Lingkungan X Kerasaan Atas Kecamatan Pematang Bandar, terbukti memiliki sabu 0,46 gram dihukum 6 tahun denda Rp 900 juta subsider 6 bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan Ketua majelis hakim Roziyanti didampingi hakim anggota di sidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (12/10).

Vonis tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa Wilda Wulandari SH. Hanya denda yang berbeda jika jaksa menuntut denda Rp 800 juta dan hakim menaikkan denda menjadi Rp 900 juta subsider sama 6 bulan penjara.

Menurut hakim, berdasarkan fakta persidangan jika terdakwa ditangkap pada Rabu 28 April 2021 pukul 12.00 WIB oleh anggota Satnarkoba Polres Simalungun Fernando Nababan dkk di Afdeling II Nagori Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela. Para saksi sebelumnya sudah mendapat informasi dari masyarakat jika di Marihat Bukit ada seorang laki-laki sedang membawa narkotika jenis sabu.

Setelah melihat terdakwa melintas dengan kenderaan sepeda motor Kawasaki Ninja sesuai ciri-cirinya dengan informasi yang diperoleh, kemudian saksi polisi mengamankan terdakwa dan menemukan satu paket sabu yang diselipkan di cup lingkar bagian depan sepeda motor terdakwa.

Pengakuan terdakwa di persidangan, sabu yang ditemukan polisi darinya baru saja ia beli seharga Rp 100 ribu dari Dian (DPO) di Simpang Gambus Kabupaten Batubara.

Hakim juga memutuskan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja milik terdakwa dinyatakan dirampas untuk negara. Sementara sabu seberat 0,46 gram dirampas untuk dimusnahkan. Atas putusan hakim, terdakwa menyatakan pikir-pikir.